Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 5 November 2017 | 11:10 WIB
  • Tarif Internet RI Diklaim Terendah Kedua di Asia

  • Oleh
    • Raden Jihad Akbar,
    • Chandra G. Asmara
Tarif Internet RI Diklaim Terendah Kedua di Asia
Photo :
  • ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf
Telepon - smartphone - mobile phone - hp - gadget - internet - generasi milenial

VIVA – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara membantah stigma yang menyebut tarif internet yang dikenakan sejumlah operator seluler domestik relatif mahal. Apalagi ada yang beranggapan bahwa tarif yang dibebankan tidak sesuai dengan layanan kecepatan internet yang diberikan.

Menurut Rudiantara, tarif internet yang dikenakan di dalam negeri masih lebih rendah di antara negara-negara kawasan. Tarif internet di Indonesia, disebut berada nomor dua terendah di antara negara Asia.

“Masyarakat memang maunya hampir tidak bayar. Gratis saja. Kalau begitu, siapa yang beli jaringan?” kata Rudiantara di Jakarta, Minggu 5 November 2017.

Selain tarif internet yang lebih rendah, kecepatan internet di Indonesia dengan menggunakan 4G pun diklaim berada di urutan nomor dua setelah Singapura dengan kecepatan rata-rata sebesar tujuh mega byte per detik.

“Ini bukan Kominfo yang mengukur, tapi ada perusahaan independen di ASEAN. Jakarta lebih baik dari Bangkok, lebih baik dari Kuala Lumpur,” jelasnya.

Meski tarif dan kecepatan internet di Indonesia cukup baik, namun Rudiantara mengakui masih ada beberapa wilayah Nusantara yang justru mendapatkan tarif tinggi, dan kecepatan internet yang lamban.

Misalnya, seperti wilayah Papua dan Maluku. Maka dari itu, pemerintah pun berkomitmen untuk mengatasi disparitas tersebut, dengan menggencarkan pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

“Di Papua dan Maluku, kecepatan hanya 300 kilo byte per detik. Mereka juga membayar lebih mahal, dan ini tidak fair. Pemerintah ingin tidak hanya Jawa sentris, tapi juga seluruh Indonesia dengan pembangunan Palapa Ring,” tegasnya. (one)