Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 10 November 2017 | 07:56 WIB
  • Net1 Sediakan Layanan 4G LTE untuk Pemkab Musi

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama
Net1 Sediakan Layanan 4G LTE untuk Pemkab Musi
Photo :
  • Dok. Net1
Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin dan CEO Net1 Indonesia, Larry Ridwan (kanan).

VIVA – Net1 Indonesia, merek dagang dari PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia, melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama penyediaan infrastruktur telekomunikasi layanan data berbasis 4G LTE dengan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Chief Executive Officer Net1 Indonesia, Larry Ridwan, mengatakan infrastruktur layanan data berbasis 4G LTE ini untuk membantu aktivitas kerja aparatur pemerintahan di Kabupaten Musi Banyuasin.

Selain itu, Net1 juga akan menjajaki peluang kerja sama strategis untuk menyediakan piranti machine to machine (M2M) dan internet of things (IoT).

"Kerja sama ini diperlukan untuk pengembangan Smart Regency oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Kami memang menyasar daerah urban seperti pedesaan, karena intensitasnya rendah dan cocok dengan sinyal kita," kata Larry, di Jakarta, Kamis, 9 November 2017.

Ia berharap juga dapat mendorong program pemerintah dalam penyediaan layanan data hingga kawasan 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Sebelumnya, layanan Net1 juga telah hadir di daerah Aceh, Lampung, Palembang dan sekitarnya, di mana sebelumnya merupakan cakupan dari layanan Ceria berbasis jaringan CDMA.

Larry menambahkan, layanan Net1 akan diperluas penyebarannya di seluruh wilayah Pulau Sumatera.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, dengan adanya layanan Net1, maka diharapkan membantu pemkab menjadi daerah yang smart dan melek terhadap perkembangan teknologi digital dan telekomunikasi.

"Kami memiliki banyak potensi daerah yang bisa dipasarkan ke luar negeri. Adapun sektor pertambangan dan energi merupakan penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Registrasi Bruto (PDRB) Kabupaten Musi Banyuasin, yaitu mencapai 66,86 persen, disusul pertanian 12,35 persen," paparnya. (ase)