Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 15 November 2017 | 09:39 WIB
  • Negeri Arab Ini Ingin Panen Stroberi dan Selada di Mars

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
Negeri Arab Ini Ingin Panen Stroberi dan Selada di Mars
Photo :
  • NASA//Clouds AO/SEArch
Ilustrasi rumah es NASA di Planet Mars.

VIVA – Uni Emirat Arab punya ambisi besar dalam misi antariksa. Negeri kaya minyak itu sebelumnya sudah mengungkapkan akan meluncurkan wahana ke Planet Mars dari Jepang pada 2020, dan mengirimkan koloni ke Planet Mars. Keinginan mengeksplorasi area Mars negeri di Arab itu tak berhenti. 

Teranyar, Uni Emirat Arab punya ambisi lain, yakni menumbuhkan selada dan pohon palem di Planet Merah. Selain itu, dalam visi agrikultur antariksa, negeri teluk itu juga ingin menumbuhkan tomat dan stroberi di Mars.

"Ada kesamaan antara Mars dan gurun (di UEA). Lanskap di UEA, tanah nya sama (dengan Mars)," jelas Perancang Strategi Senior UEA Space Agency, Rashid Al Zaadi dikutip dari BBC, Rabu 15 November 2017. 

Al Zaadi mengatakan, ambisi untuk menanamkan tanaman di planet tetangga itu bukan soal tebar sensasi saja. Tanaman itu nantinya akan bisa menjadi bahan konsumsi bagi manusia yang berkoloni di Planet Mars. 

Dia menjelaskan, alasan pemilihan pohon palem karena tanaman ini menjadi simbol khas Uni Emirat Arab. Maka negeri itu ingin tanaman simbol itu bisa tumbuh di Planet Mars. Sedangkan soal tanaman lainnya, pertimbangan pemilihannya adalah secara ilmiah, ketiganya bisa ditumbuhkan di lingkungan Mars. 

UEA Space Agency telah didirikan sejak 2014. Untuk proyek Mars, negeri ini telah menggelontorkan investasi lebih dari US$5,4 miliar. Dana itu untuk mengembangkan wahana Mars, sampai mock up kehidupan di Mars.

Wahana Mars yang dibuat menurut rencana akan mencari air dan menilai kondisi atmosfer Mars.

Uni Emirat Arab juga mulai membangun Mars Science City, sebuah pusat khusus untuk mendalami kolonisasi Planet Mars. Dalam pusat sains ini, juga dibangun serangkaian kubah di gurun, termasuk dua kubah berukuran dua juta kaki persegi. Kubah itu untuk menyimulasikan kehidupan di Mars, sebagai fasilitas riset sampai menginvestigasi makanan, air dan energi saat di Mars nanti.  

Ambisi Uni Emirat Arab untuk mengeksplorasi area Mars bukan tanpa alasan. Sebab saat ini negeri tersebut sedang mengantisipasi sektor lain selain minyak yang menjadi tumpuan ekonomi selama ini. Misi ke Mars merupakan salah satu persiapan Uni Emirat Arab menghadapi berakhirnya perekonomian era minyak. 

Selain misi eksplorasi antariksa, Uni Emirat Arab terlihat ekspansi besar-besaran pada area pariwisata dan maskapai. Negeri teluk ini juga mulai bergerak ke sektor ilmu pengetahuan dan sektor teknologi tinggi.

Dengan ambisi misi Mars itu, Uni Emirat Arab menjadi salah satu dari 9 negara yang ingin mengeksplorasi Planet Merah. 

"Itu berarti, investasi kami dalam fasilitas dan edukasi termasuk sains, laboratorium dan universitas, akan memerlukan (biaya) besar," jelas Manajer Proyek Wahana Misi Mars Uni Emirat Arab, Omar Sharaf.