Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 22 November 2017 | 10:01 WIB
  • Aliran Air di Planet Mars Ternyata Hanya Pasir

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
Aliran Air di Planet Mars Ternyata Hanya Pasir
Photo :
  • www.nasa.gov
Permukaan Planet Mars

VIVA – Peneliti mengumumkan temuan mengejutkan dari Planet Mars. Jejak air yang pernah diumumkan pada 2011 di Planet Mars itu ternyata bukan air, melainkan hanya jejak pasir. 

Dalam studinya, peneliti Amerika Serikat mengatakan, jejak garis gelap menggurat di area gunung, lembah, dan kawah Mars, ternyata adalah jejak pasir serta batuan yang jatuh menurun, bukan jejak air mengalir yang menuruni lembah Mars selama musim hangat. 

Jejak garis gelap itu memang secara sekilas berperilaku mirip jejak air cair, padahal bukan. 

Dikutip dari Mashable, Rabu 22 November 2017, kesimpulan itu disampaikan peneliti setelah mereka memeriksa gambar dan data topografik baru yang diambil satelit NASA pengorbit Planet Mars, Mars Reconnaissance Orbiter. 

"Garis-garis gelap tumbuh secara bertahap lebih dari sebulan dan muncul kembali tiap tahun. Garis tersebut menyerupai perilaku air cair," tutur penulis utama studi tersebut, Colin Dundas.

Dalam studi tersebut, tim Dundas menguji lebih dari 150 jejak aliran atau garis gelap pada 10 lokasi berbeda di Mars. Data tersebut diambil dari satelit NASA yang telah mengidentifikasi ribuan jejak atau garis gelap di permukaan Mars. 

Dengan menganalisis garis atau fitur gelap tersebut, NASA berupaya untuk menemukan jejak yang mendukung kehidupan di Planet Merah tersebut. 

"Di Bumi, air dan kehidupan seringkali hadir bersamaan. Jika di Mars ada sedikit atau tak ada air, itu adalah tantangan bagi kehidupan seperti Bumi," tuturnya. 

Dengan bantahan kehadiran air dalam studi terbaru tersebut, berarti lingkungan Mars sejatinya adalah kering. Tapi, ahli geologi planet Badan Survei Geologi AS itu berpendapat, lingkungan Mars yang lebih kering dari perkiraan tak menghilangkan kemungkinan kehidupan bisa hadir di Mars. 

Dundas menjelaskan, walau fitur garis gelap cenderung merupakan jejak tanah berpasir, beberapa air masih bisa berperan memunculkan arus pasir tersebut. Soal berapa banyak volume air yang terlibat memunculkan arus pasir itu, masih misteri. 

"Garis gelap itu adalah fitur membingungkan di Mars. Masih ada potongan teka-teki yang belum kami mengerti," ujarnya. 

Sebelumnya, pada 2011, data satelit Mars Reconnaissance Orbiter menunjukkan adanya garis gelap di berbagai medan permukaan Mars. Fitur itu dinilai NASA cukup kuat dan menjanjikan, sebagai bukti kehadiran air di planet tersebut. Garis gelap itu mirip dengan fitur di Bumi yang mengalirkan air. (art)