Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 2 Desember 2017 | 11:13 WIB
  • Hampir Rp8 Triliun Telkomsel Bayar Pajak untuk Negara

  • Oleh
    • Lutfi Dwi Puji Astuti,
    • Siti Sarifah Alia
Hampir Rp8 Triliun Telkomsel Bayar Pajak untuk Negara
Photo :
  • Dok. Tsel
Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah di IPB

VIVA – Sebagai anak usaha dari BUMN Telkom, Telkomsel pun turut memberikan kontribusia yang besar pada Pendapatan Nasional Bukan Pajak (PNBP). Tahun ini saja, meski belum berakhir, Telkomsel telah memberikan pajak ke negara hampir Rp8 triliun.

"Telkomsel memastikan akan terus berupaya memaksimalkan sumber daya alam terbatas yaitu frekuensi dengan memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan dan industri telekomunikasi nasional. Sehingga nantinya Telkomsel dapat memberikan kontribusi pendapatan bagi negara yang optimal baik dari pajak maupun PNBP,” jelas Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah.

Diketahui, di tahun 2017 ini, pembayaran PNBP dari lisensi yang dibayarkan oleh Telkomsel ke kas negara per Oktober lalu sudah mencapai Rp2,8 triliun. Jika ditambahkan dengan PNBP dari lelang frekuensi 2,3 Ghz sebesar Rp 3 triliun dan pembayaran PNBP dari annual fee frequensi, 900, 800 dan 1800 sebesar Rp5 triliun, maka kontribusi Telkomsel dalam membayar PNBP tahun 2017 mencapai Rp 7.8 triliun.

Kementrian Keuangan optimis target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tercantum dalam APBNP 2017 sebesar Rp260 triliun akan segera tercapai. Tercapainya target PNBP ini tak lepas dari dukungan penuh dari kementrian lembaga negara, BUMN dan perusahaan swasta. Demi mengapresiasi, Kementerian Keuangan pun memberikan Anak usaha PT Telkom Tbk ini, penghargaan wajib pajak dengan kontribusi terbesar pada PNBP Kementrian/Lembaga. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani, kepada Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah.

Mariatul Aini, Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak mengatakan salah satu cara yang akan dilakukan pemerintah adalah dengan mempermudah beberapa perizinan investasi.

"Kita mengharapkan PNBP dari perusahaan BUMN dapat terus meningkatkan baik dari deviden atau lisensi. Sehingga hasil yang didapatkan dari PNBP tersebut dapat dikembalikan lagi ke masyarakat dalam bentuk peningkatan kualitas pelayanan," ujar Aini.