Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 14 Juni 2017 | 14:13 WIB
  • VIDEO: Polisi Gerebek Pabrik 'Like' Palsu

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
VIDEO: Polisi Gerebek Pabrik 'Like' Palsu
Photo :
  • Facebook/Jiggie Jaa
Rumah kontrakan dipakai sebagai pabrik like di Thailand

VIVA.co.id – Pabrik ‘like’ palsu kembali terbongkar aparat. Polisi Thailand menggerebek sebuah rumah kontrakan yang dekat perbatasan Kamboja dan menemukan lokasi itu dipakai sebagai pabrik 'like' palsu untuk skala besar. 

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan ada beberapa rak logam sebagai tempat untuk 500 smartphone yang masing-masing terhubung kabel dengan monitor komputer. Selain itu, polisi menyita sekitar 350 ribu kartu SIM, 21 card reader SIM, serta sembilan komputer. 

Dikutip dari Motherboard, Rabu 14 Juni 2017, polisi menangkap tiga pria yang mengoperasikan pabrik ‘like’ palsu itu, yakni Wang Dong, Niu Bang dan Ni Wenjin. Ketiganya tercatat merupakan warga negara Tiongkok. Kepada polisi, ketiga pria itu mengaku hanya memasarkan bisnis tipu-tipu itu melalui jaringan pesan instan WeChat. 

Pejabat imigrasi Thailand menuturkan, Ketiganya mengaku menjalankan bisnis dengan kendali dari sebuah perusahaan di Tiongkok. Perusahaan ini juga memasok smartphone dan membayar mereka US$4403 sebulan untuk menjalankan operasi tersebut. 

Kendali bisnis pabrik ‘like’ palsu itu memang diduga kuat dimonitor dari luar Thailand, sebab di Negeri Gajah Putih itu tingkat biaya penggunaan smartphone tergolong masih rendah. 

Aparat Thailand meyakini rak berisi ratusan smartphone itu berfungsi sebagai call center palsu untuk memproduksi ‘like’ di media sosial dan internet. Desain rak untuk pabrik ‘like’ yang disita mirip dengan rak pabrik ‘like’ yang akhir Mei lalu dibongkar di Tiongkok. 


(ase)