Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 22 Juni 2017 | 13:24 WIB
  • Unik, Seniman Kreatif Bikin Alfabet 'Alien'

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis,
    • Afra Augesti
Unik, Seniman Kreatif Bikin Alfabet 'Alien'
Photo :
  • Twitter/@AtticusBones
Alfabet 'alien' yang diciptakan berdasarkan algortima

VIVA.co.id – Seorang seniman Inggris dengan nama alias Atticus Bones menciptakan sesuatu yang aneh. Ia membuat alfabet asing atau alfabet ‘alien’, deretan abjad yang terlihat seperti bahasa makhluk luar angkasa.

Ada banyak gambar yang dihasilkan secara prosedural pada alfabet alien tersebut dan dinilai mirip seperti hasil dari Google Deep Dream, program Google yang mengandalkan jaringan syaraf tiruan. Tetapi, Bones menuangkan idenya tersebut dalam bahasa program JavaScript. Ia lalu membandingkannya dengan tampilan jam digital, dengan tata letak yang telah ditentukan.

Bones mengatakan, JavaScript mampu menciptakan setengah segmen coretan, yang kemudian menggabungkannya menjadi bentuk aneh. Setelahnya, Bones mengurangi bentuk yang terlihat bagus. Ia lantas menciptakan tatanan abjad kasar dari sistem penulisan yang tidak masuk akal.

Ia kemudian menyisipkan hasil mentah tersebut ke dalam ‘plotter’ pena. Seluruh proses itu direkam dan dibentuk menjadi animasi melalui CSS. Hasil akhir karya Bones dianggap seperti bagian dari  'gibberish alien', atau sebuah abjad yang tak punya konten semantiknya dan logikanya acak.

Gibberish mengacu pada ucapan atau penggunaan bahasa asing yang tidak masuk akal, atau tampak fiksi.

"Sebelumnya saya pernah berkali-kali menciptakan simbol yang dihasilkan secara acak. Kali ini merupakan usaha saya untuk mencoba membuat skrip yang terlihat bak tulisan tangan,” kata Bones, seperti dikutip dari laman Motherboard, Kamis 22 Juni 2017.

“Ya, ini memang ‘gibberish’, tapi bisa dipercaya sebagai sistem penulisan. Saya mempertimbangkan untuk mencetaknya ke dalam sebuah buku, hanya untuk menantang penerjemah di masa depan," ujar dia.

Bones menjabarkan, tujuannya menciptakan 'abjad alien' itu angka acak dan menulis asemik merupakan dua hal yang sangat ia minati. Sementara itu, menulis asemik diartikan sebagai bentuk tulisan semantik tanpa kata-kata. Kata asemik artinya tidak memiliki kandungan semantik yang spesifik, atau tanpa unit makna terkecil.

Dengan tidak adanya spesifikasi saat menulis asemik, maka akan muncul kekosongan makna agar pembaca bisa mengisi dan menafsirkannya sendiri.

"Dan ini adalah 'perkawinan' dari dua kepentingan tersebut. Saya melihat, ini adalah cara untuk menemukan orang-orang yang berpikiran sama dan mendorong seni generatif supaya selangkah lebih maju," tuturnya.