Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 22 Juni 2017 | 22:02 WIB
  • Ramadan 2017, Pengguna SMS Makin Menyusut

  • Oleh
    • Raden Jihad Akbar,
    • Afra Augesti
Ramadan 2017, Pengguna SMS Makin Menyusut
Photo :
  • Afra / VIVA.co.id
Indosat command center

VIVA.co.id – Indosat Ooredoo menyatakan kesiapan jaringannya dalam melayani pelanggan selama masa mudik dan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

President Director & CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli menyatakan, pihaknya telah meningkatkan kapasitas jaringan, untuk menghadapi masa-masa peningkatan trafik telekomunikasi selama Ramadan dan Lebaran 2017. 

Antara lain, untuk layanan data menjadi 7.344 Terabyte per hari, layanan suara disiapkan menjadi 37,5 juta Erlang perhari dan kapasitas SMS menjadi 1,9 miliar SMS per hari.

"Peningkatan kapasitas ini disiapkan untuk 95,6 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Mengantisipasi lonjakan trafik, kami menyiapkan jaringan kami melalui i-NOC dan DEC. Pengembangan kapasitas dipusatkan pada awal-awal sebelum Ramadan. Kalau untuk Lebaran, kita siapkan dua minggu sebelumnya," ujar Alexander di kantornya, Jakarta, Kamis 22 Juni 2017.

Ia menambahkan, lonjakan data saat Ramadan dan Lebaran disebabkan karena pelanggan banyak yang menggunakan fasilitas video, seperti sosial media yang banyak menyediakan fitur-fitur video.

Karena, menurut Alexander, masyarakat kini kerap memanfaatkan layanan video ketimbang panggilan suara. Sedangkan, penggunaan Short Message Service (SMS) mengalami penurunan.

"Layanan video meningkat, tapi ini tidak membutuhkan kapasitas investasi. Untuk voice, juga meningkat tapi peningkatan ada di luar Jawa. Trafik naik dua kali lebih banyak dari hari biasa, ini hanya terjadi sewaktu Lebaran. Setelah Lebaran, trafik turun lagi," jelasnya.

Indosat Ooredoo memprediksi, kenaikan trafik telekomunikasi selama Ramadan dan Lebaran. Di mana untuk layanan data akan meningkat 69 persen dibandingkan trafik reguler harian, seiring dengan meningkatnya tren penggunaan media sosial seperti YouTube, Twitter, Instagram, dan Facebook.

Pemantauan dan pengendalian layanan dilakukan dari Indosat Ooredoo Network Operation Center  sebagai command center. Sedangkan Indosat Ooredoo Service Operation Center digunakan untuk memantau kualitas layanan aplikasi sosial media.