Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 11 Juli 2017 | 07:45 WIB
  • Bulan Purnama di Siang 'Bolong' Akan Terlihat di Negara Ini

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Afra Augesti
Bulan Purnama di Siang 'Bolong' Akan Terlihat di Negara Ini
Photo :
  • Earthsky.org
Bulan purnama di siang hari.

VIVA.co.id – Mulai Selasa pagi, masyarakat Amerika Serikat, bisa menyaksikan bulan purnama di siang hari. Tercatat, 13 negara bagian bisa melihat langsung fenomena alam ini dengan mata telanjang.

Ketiga belas negara bagian itu adalah Oregon, Idaho, Montana, Wyoming, Nebraska, Kansas, Missouri, Illinois, Kentucky, Tennessee, North Carolina, Georgia, dan South Carolina. Seperti dikutip dari Earthsky, Selasa 11 Juli 2017.

Para astronom mengungkapkan, penampakan bulan purnama tersebut akan berlangsung sepanjang pekan ini. Fenomena alam itu menandakan bahwa bulan sekarang ada dalam fase 'sekam yang memudar'.

Penampakan ini disebabkan, lantaran bulan bergerak di orbitnya mengelilingi bumi dan semakin mendekati garis bumi dan matahari. Pada 16 Juli, bulan akan berada di fase terakhir, yang mana muncul sekitar tengah malam dan menuju arah selatan sewaktu fajar menyongsong.

Pada 23 Juli, bulan akan menjadi 'baru', di mana posisinya hampir segaris dengan bumi dan matahari, serta melintasi langit bersamaan dengan matahari pada siang hari.

Umumnya, dalam fase ini bulan tidak terlihat di langit.Tetapi, pada Agustus akan menjadi pengecualian.

Warga AS akan benar-benar bisa menyaksikan bulan baru 'berayun' di depan matahari, sehingga para ilmuwan memprediksi akan terjadi gerhana matahari total pada 21 Agustus 2017.

Saat itu, gerhana matahari total akan terlihat dari dalam koridor sempit yang melintasi AS. Arah bayangan bulan dimulai di Pasifik Utara, lalu melintasi AS dari barat ke timur melalui 13 negara bagian.

Bayangan penumbral bulan menghasilkan gerhana parsial yang terlihat dari wilayah yang jauh lebih luas yang menutupi sebagian besar Amerika bagian utara. (asp)