Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 11 Juli 2017 | 08:56 WIB
  • Riset: Planet Mars Tak Layak Huni untuk Manusia

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Afra Augesti
Riset: Planet Mars Tak Layak Huni untuk Manusia
Photo :
  • www.pixabay.com/ChadoNihi
Ilustrasi permukaan Planet Mars.

VIVA.co.id – Planet Mars tidak bisa dijadikan tempat hidup, lantaran ditemukan radiasi sinar ultraviolet yang sangat besar. Periset dari University of Edinburgh, Inggris, menemukan bahwa planet merah itu sangat tidak layak dihuni oleh manusia.

Menurut peneliti David Wilson, tanah yang ada di Mars bisa berubah menjadi racun, saat terkena sinar matahari. Hal ini, justru menghancurkan bakteri, sehingga sangat sulit bagi manusia untuk bertahan hidup.

"Anda perlu membersihkan kolase dan kemudian Anda bisa menanam sayuran. Tetapi, Anda harus menambahkan nutrisi ke dalam tanah juga, sehingga Anda harus menggarap tanah," kata Wilson, seperti dikutip situs Russia Today, Selasa 11 Juli 2017.

Keberadaan senyawa beracun di tanah Mars, yang disebut perklorat, bukanlah hal baru bagi para ilmuwan. Namun, penelitian ini menemukan senyawa berbasis Mars lainnya seperti oksida besi dan hidrogen peroksida, justru memperburuk toksisitas perchlorates.

"Tidak ada lapisan ozon di Mars, sehingga sinar ultraviolet langsung menembus ke permukaan (tanah). Inilah yang menyebabkan racun dan sangat tidak baik, jika manusia ada di sana," kata Profesor Geokimia Organik dari Macquarie University, Simon George.

Sebab, ia melanjutkan, radiasi ultraviolet yang berinteraksi dengan perklorat akan menghasilkan produk samping, sejenis klorit, atau lainnya, yang sangat beracun bagi kehidupan. (asp)