Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 10 Agustus 2017 | 18:02 WIB
  • BJ Habibie: Pengembangan Teknologi Butuh Dana

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Yasir (Makassar)
BJ Habibie: Pengembangan Teknologi Butuh Dana
Photo :
  • VIVA.co.id/Moh Nadlir
Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie.

VIVA.co.id – Presiden Indonesia ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie mengatakan, kreativitas dan inovasi hasil karya anak bangsa membutuhkan perhatian pemerintah, khususnya dalam hal pendanaan.

Hal ini supaya pengembangan karyanya terus berkelanjutan. "Sekarang yang dibutuhkan penemu Indonesia adalah dana. Supaya berorientasi ke dalam negeri, sehingga temuan mereka bisa pula dinikmati bangsa sendiri," ujarnya di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 10 Agustus 2017.

Menurut dia, hasil temuan anak bangsa bisa bermanfaat bagi generasi bangsa Indonesia ke depan. "Yang akan menikmati itu anak cucu kita. Penemuan mereka tidak menganggur dan bisa memberikan pajak," ujarnya menambahkan.

Ia pun menyatakan kekagumannya terhadap sejumlah terobosan pengembangan teknologi buatan anak bangsa. Habibie menegaskan bahwa karya Indonesia tak kalah hebat dari buatan negara lain.

"Performa dan karya nyata yang dipamerkan di Harteknas sangat mengagumkan. Mereka sangat kreatif dan inovatif," ujarnya.

Habibie bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir dalam pembukaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) di Centre Point of Indonesia, Makassar, Kamis, 10 Agustus 2017.

Beberapa karya anak bangsa yang dipamerkan antara lain Kapal Plat Datar, Panser Anoa Amphibous, Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS–B), Mini ATC, dan Radar Cuaca.

Selain itu, budidaya dan pengolahan rumput laut, BTS-4G, Smart Card, Stem Cell, PUNA (Pesawat Udara Nir Awak-BPPT), Coastal Radar Surveillance System), serta Simulator Pesawat N-219. (mus)