Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 11 Agustus 2017 | 15:42 WIB
  • Vivo Masih Ingin Perkuat Brand di Indonesia

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Mitra Angelia
Vivo Masih Ingin Perkuat Brand di Indonesia
Photo :
  • endah lismartini/viva.co.id
Ilustrasi produk VIVO.

VIVA.co.id – Vendor smartphone asal China, Vivo, menyatakan terus menggenjot pengenalan merek (brand) di Indonesia.

Menurut lembaga riset International Data Corporation's (IDC), Vivo berada di urutan kelima, di bawah satu tingkat dari Oppo.

"Target kita tahun ini menjadi masuk peringkat tiga besar," kata Brand Manager PT Vivo Mobile Indonesia, Edy Kusuma di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Jumat 11 Agustus 2017.

Untuk menuju top 3 di Indonesia, Edy mengaku tidak menjadikan Vivo target penjualan yang paling utama. Bagi dia, yang terpenting adalah pengenalan brand kepada konsumen.

Saat ini, 50 persen dari pengguna Vivo adalah generasi milenial, antara rentang usia 18-28 tahun. Sementara seri yang tersedia saat ini di pasar Indonesia adalah tipe flagship, yaitu V5s, V5, V5plus dan V5lite.

Edy menyebut brand awareness yang dilakukan Vivo, di antaranya ikut bergabung dalam We The Fest (WTF) 2017 di JIExpo Kemayoran pada 11-13 Agustus 2017.

Selain itu, bereksperimen dengan Vivo V5s, mengikuti lomba selfie dan bermain game di booth Vivo. "Kita tidak menargetkan penjualan. Sekali lagi, kita tidak jualan, hanya eksperimen," klaim Edy.

Seperti diketahui, Vivo, sebagai smartphone pendatang baru di Indonesia, telah memenuhi syarat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 32 persen.

Pembuatan smartphone sepenuhnya di Indonesia, di mana pabrik pembuatannya berlokasi di Cikupa, Banten.