Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 25 Agustus 2017 | 12:04 WIB
  • Jepret Gerhana Matahari dari Kamera Game Boy, Ini Hasilnya

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama
Jepret Gerhana Matahari dari Kamera Game Boy, Ini Hasilnya
Photo :
  • REUTERS/Luc Gnago
Penampakan Gerhana Matahari sebagian.

VIVA.co.id – Fenomena alam Gerhana Matahari yang melewati wilayah Amerika Serikat pada Senin, 21 Agustus lalu, memang telah usai. Jutaan warga AS antusias menyaksikan peristiwa langka ini.

Dikatakan demikian, karena terakhir kali Gerhana Matahari di AS terjadi pada 38 tahun silam, atau 1979.

Mengutip situs Techeblog, Jumat 25 Agustus 2017, seorang gamer mencoba mengabadikan Gerhana Matahari dengan memotret menggunakan Game Boy Camera.

Kamera jadul ini memiliki sensor CMOS 128 x 128 pixel, serta dapat menyimpan gambar digital hitam dan putih ukuran 128 x 112 dengan menggunakan palet empat warna pada sistem Game Boy.

Lokasi pemotretan di Portland, Oregon, AS, di mana gamer itu melakukan eksperimennya. Hasilnya matahari adalah bagian yang sangat kecil dari foto. Sisanya lingkaran putih dengan latar gelap.

Kamera Game Boy pertama kali dirilis pada 17 September 1998 di Jepang, dan kompatibel dengan semua platform Game Boy, kecuali Game Boy Micro.

Game Boy Camera dan hasil jepretan Gerhana Matahari.

Hasil jepretan Game Boy Camera saat Gerhana Matahari (kanan).

"Saya memotretnya di DMG (Game Boy) namun backlit. Lalu, saya menggunakan kartu memori Interact Mega Memory di kamera pocket (kamera tidak sesuai dengan DMG dan Mega Memory), dan mengembalikan file SAV ke Mega Memory," ungkapnya.

Kemudian, dipasanglah USB 64M cart ke Mega Memory untuk melindungi file tersebut, yang kemudian dipindahkan ke komputer. Selain itu, ia juga bisa membuka file SAV dalam GB Camera Dump.

"Saya biasanya memperbesar BMP di Photoshop dan memindahkannya ke format PNG. Begitu foto diambil tampaknya ini adalah tugas terbesar untuk mempublikasi foto dari perangkat tahun 1990-an ke internet," paparnya.

Akan tetapi, ia membutuhkan penggunaan Mega Memory dan sebuah Game Boy Pocket, sebelum akhirnya merilis gambar 'aneh ke dunia'.

"Saya masih harus syuting foto menggunakan Game Boy Camera untuk tujuh tahun mendatang.” (mus)