Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 4 September 2017 | 16:53 WIB
  • Mark Zuckerberg dan Istrinya Tak Bisa Diblokir di Facebook

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis,
    • Afra Augesti
Mark Zuckerberg dan Istrinya Tak Bisa Diblokir di Facebook
Photo :
  • Reuters/Beck Diefenbach
Mark Zuckerberg dan istrinya Priscilla Chan.

VIVA.co.id – Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg dan istrinya Priscilla Chan memiliki akun Facebook yang amat spesial. Pasangan ini tidak dapat diblokir di Facebook. Apabila kita mencoba memblokir mereka, pesan kesalahan dari situs pertemanan raksasa itu akan muncul di layar monitor perangkat pengguna.

Dikutip dari Independent, Senin 4 September 2017, cobalah untuk menekan tombol blokir di profil mereka, dan dengan segera Facebook memeriksa apa yang diinginkan oleh pengguna. Tapi kemudian, alih-alih bisa memblokir, sebuah kotak besar yang bertuliskan 'Block Error' muncul, yang menjelaskan bahwa ada masalah saat kita memblokir Mark Zuckerberg atau Priscilla Chan, disusul dengan tampilan 'Please Try Again'.

Sekeras apapun kita mencoba, proses ini tidak akan membuahkan hasil yang diharapkan. Tidaklah mungkin bisa untuk memblokir kedua orang tersebut, karena Facebook memutuskan untuk menghentikannya. Alasannya karena Zuckerberg kerap memosting di halaman pribadinya tentang berita terkini Facebook, tentang kehidupan pribadinya, atau tentang kejadian terkini.

Postingan tersebut kemudian dibantu oleh algoritma Facebook yang saling berinteraksi. Algoritma ini mendorong segala jenis informasi yang disebarkan oleh bos Facebook ke ‘feed’ berita pengguna lain.

Terkait tidak bisa memblokir Zuckerberg, Facebook berdalih tidak menjalankan trik khusus dan hal ini berasal dari sistem otomatis di Facebook. Situs jejaring sosial raksasa itu hanya bisa membiarkan seseorang diblokir beberapa kali. Begitu batas itu tercapai, mereka tidak dapat diblokir lagi.

"Kesalahan (eror) ini tidak spesifik untuk satu akun saja, kesalahan ini muncul ketika seseorang diblokir beberapa kali. Tujuan dari sistem ini (sistem eror) adalah untuk melindungi pengalaman orang-orang yang menjadi sasaran pemblokiran berkali-kali. Kami terus berupaya memperbaiki sistem kami dan mencari tahu lebih lanjut," kata juru bicara Facebook kepada Gizmodo, yang dikutip laman Independent.