Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 9 September 2017 | 22:56 WIB
  • Telkom Bakal Bangun Rumah Deret untuk Pensiunan

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Siti Sarifah Alia
Telkom Bakal Bangun Rumah Deret untuk Pensiunan
Photo :
  • www.telkom.co.id
Logo Telkom Indonesia.

VIVA.co.id – Salah satu badan otonom Telkom, Badan Otonom Bedah Rumah Persatuan Pensiunan Telkom (Batom BR P2Tel), berencana membangun pemukiman untuk karyawannya. Sebagai tahap awal, mereka baru mengimplementasikan program bedah rumah untuk pensiunan Telkom.

Sedikitnya, ada 152 rumah pensiunan tak layak sepanjang tahun ini yang telah diperbaiki atau dibedah Batom BR P2TEL. Program ini disokong oleh Direktorat Human Capital Management (HCM) PT Telkom. Sedangkan program rumah deret untuk pensiunan akan berlokasi di Bandung, Jawa Barat.

"Obsesi kami ke depan adalah membuat rumah deret untuk pensiunan PT Telkom yang belum punya rumah sendiri. Bakal lahan sudah tersedia di kawasan Telkom University di Dayeuhkolot, tinggal izin dan legalitas yang belum keluar," ujar Mustadjab Admodihardjo, Ketua Batom BR P2TEL, dalam keterangan resminya, Sabtu, 9 September 2017.

Untuk bedah rumah, Dikatakan Mustadjab, Batom BR P2TEL memiliki 33 ribu anggota. Diprediksi, hanya sekitar 9.000 anggota yang memiliki manfaat pensiunan bulanan terbatas. Dan dari angka tersebut, baru 279 rumah yang telah dibedah.

"Sekitar 279 itu merupakan total sejak tahun 2013, berlokasi di seluruh Indonesia, dari Aceh sampai Alor, NTT dengan rata-rata biaya renovasi rumah sekitar Rp30 juta per bangunan. Berdasarkan data tersebut, kami rasa program ini harus terus digerakkan," kata Mustadjab.

Mustadjab mengatakan, bahwa Direktorat HCM tahun ini menyokong dengan dana total lebih dari Rp5 miliar. Bujet ini disalurkan melalui unit di bawah HCM PT Telkom yakni Yayasan Kesehatan (Yakes) Telkom, Dana Pensiunan (Dapen) Telkom, dan Community Developement PT Telkom. 

"Sejak 2015 sebenarnya sudah ikut terlibat bedah rumah namun lebih ke inisiatif unit, bukan direktorat. Tahun 2017 ini ada SK yang ditandatangani Direktur HCM Telkom guna renovasi 305 rumah dari Juli 2017 hingga ulangtahun Telkom ke-53 pada 6 Juli 2018," katanya.

Menurut dia, 305 rumah akan dibangun bertahap, yakni sebanyak 152 rumah di tahun ini dan 153 rumah lainnya di tahun depan.

Penerima program adalah karyawan Telkom dengan kriteria antara lain janda/duda pensiunan, memiliki manfaat pensiunan bulanan tidak lebih dari Rp1 juta, serta memiliki tanah dengan sertifikat sendiri.

Penerima diusulkan dari 114 cabang P2Tel se-Indonesia, untuk kemudian dievaluasi dan diputuskan Batom BR P2TEL. Renovasi sendiri ditargetkan selesai 21 hari.

Selain membedah 152 rumah tahun ini dan rencana 153 bangunan untuk tahun depan, program sudah diimplementasikan sebanyak 15 rumah pada 2013, 36 rumah (2014), 25 rumah (2015), serta 46 rumah (2016).

Jika dua tahun awal terfokus di Pulau Jawa, maka program diterapkan Pulau Jawa dan luar Jawa sejak 2015. Mustadjab mengatakan, persepsi publik tentang Telkom selalu memadai.

Namun faktanya, terutama pensiunan tahun 2002 ke bawah, uang pensiunannya sangat tidak memadai, sehingga terpaksa tinggal di rumah tidak layak sekaligus tidak sehat.