Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 22 September 2017 | 16:19 WIB
  • Balas Budi, YouTuber Ini Beri Beasiswa Kuliah 2 Pelajar

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis,
    • Daru Waskita (Yogyakarta)
Balas Budi, YouTuber Ini Beri Beasiswa Kuliah 2 Pelajar
Photo :
  • Instagram/@andovidalopez
YouTuber Golden Play Button dua bersaudara Andovi dan Jovial da Lopez

VIVA.co.id – Sudah banyak kreator konten di YouTube atau YouTuber Indonesia yang memiliki penggemar lebih sari satu juta. YouTuber dengan jumlah pelanggan tersebut dinamakan YouTuber Golden Play Button. Dengan jumlah fans yang banyak, mereka pastinya mendapatkan pundi-pundi rupiah atas video yang mereka unggah melalui YouTube. Namun YouTuber masih enggan membeberkan penghasilan per bulannya.

"Eh di sini ada Dirjen Pajak tidak ya. Saya takut diburu bayar pajak," kata YouTuber Andovi Da Lopes, salah satu yang tergabung dalam akun YouTube, SkinnyIndonesia24 di sela-sela acara YouTube FanFest Showcase di Yogyakarta, Jumat 22 September 2017.

Adik dari Jovial Da Lopes yang juga penggawa SkinnyIndonesia24 itu mengatakan, penghasilan YouTuber lebih ditentukan banyaknya AdSense yang ada pada setiap video yang diunggah, bukan terbanyak mendapatkan like, komentar atau langganan.

"Semakin banyak AdSense maka semakin banyak penghasilan yang kita terima," ungkapnya.

Andovi mengatakan dia bersama kakaknya mengunggah video ke YouTube sejak 2011. Tujuan utamanya bukan mencari uang, namun untuk menyalurkan hasrat pribadi sehingga dapat dinikmati oleh orang banyak melalui media internet.

"Jadi kalau sekarang dapat uang, itu anugerah saja," katanya.

Meski Andovi enggan membeberkan penghasilan bulanan dari video yang diunggah di YouTube, sementara Jovial justru secara terbuka bicara pengelolaan pendapatan dari menjadi YouTuber.

"Ya minimal pendapatan sebulan setara gaji S1," ucapnya.

Sebagai ungkapan syukur atas pencapaian mereka menjadi YouTuber, Kak Jo, panggilan akrab Jovial Da Lopes, mengatakan pada 2018 ini akan memberikan biaya siswa gratis untuk dua pelajar SMA yang lolos penyaringan untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi.

"Ya satu pelajar dari jurusan IPA dan satu dari jurusan IPS. Beasiswa gratis dari awal kuliah hingga selesai kuliah, namun perguruan tingginya harus yang negeri lho. Kalau yang swasta kita belum mampu," ujarnya sambil tersenyum.