Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 4 Oktober 2017 | 11:46 WIB
  • Kisah Facebook dan Siri Bantu Korban Tewas Las Vegas

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
Kisah Facebook dan Siri Bantu Korban Tewas Las Vegas
Photo :
  • REUTERS/Las Vegas Sun/Steve Marcus
Penembakan Brutal Konser Musik Las Vegas, Puluhan Orang Tewas.

VIVA.co.id – Asisten virtual berbasis suara Apple, Siri kembali menunjukkan fungsinya dalam keadaan darurat. Siti berperan dalam proses genting kala tragedi penembakan brutal di festival musik Route 91 Harvest di Las Vegas, Minggu malam, 1 Oktober 2017 waktu setempat.

Dalam tragedi itu, korban selamat Heather Gooze berusaha mengevakuasi korban tembakan Jordan McIldoon. Gooze mendekap pria berusia 23 tahun itu. Namun malangnya, beberapa saat kemudian McIldoon menghembuskan nafas terakhir. 

Dikutip dari Mashable, Rabu 4 Oktober 2017, menyadari pemuda korban tembakan itu sudah meninggal, Gooze berusaha untuk mencari informasi identitas sang korban tersebut. Perempuan itu mencoba membuka smartphone McIldoon, agar bisa terhubung dengan kontak orang terdekat maupun keluarganya. Namun sayangnya, ponsel pria tersebut terkunci. 

Beberapa saat kemudian muncul pesan di Facebook di layar smartphone McIldoon. Gooze kemudian tercetus untuk mengakses informasi dan meminta bantuan bagi McIldoon melalui media sosial. 

Maka Gooze menggunakan ponselnya untuk mencari akun McIldoon di Facebook, perempuan itu kemudian menemukan profil pria malang tersebut. Gooze kemudian menemukan ada cewek yang menurut dugaannya adalah pacar McIldoon. 

Sejurus kemudian, dengan memanfaatkan Messenger, Gooze mengirim gambar SIM milik McIldoon dan bertanya kepada cewek tersebut. "Apakah kamu kenal cowok ini?" Gooze mengirim pesan ke cewek itu. 

Begitu terkirim pesannya, Gooze mencoba mengontak teman-teman McIldoon melalui Facebook, tiba-tiba ponsel McIldoon berdering. 

"Ponselnya berdering dan yang menjawab ternyata adalah ibunya McIldoon. Dia mengonfirmasi korban pria itu adalah anaknya dan juga mengonfirmasi Gooze menonton musik bersama Amber, pacarnya," ujar Gooze kepada CNN

Maka Gooze mengontak nomor kontak Amber dan memberi tahu posisinya bersama McIldoon kala itu terkunci di ruang bawah tanah Hotel Tropicana, blok sebelah dari lokasi festival musik. 

Usai menutup telepon Amber, Gooze ingin mengontak ibu McIldoon, namun dia menyadari ponsel pria itu terkunci. Benak Gooze kemudian terpikir meminta bantuan ke asisten virtual Apple, Siri. 

Gooze kemudian memerintahkan Siri untuk memanggil ibu McIldoon. Beruntungnya, Gooze bisa melakukan panggilan ke ibu McIldoon meski dalam opsi privasi. 

Jordan McIldoon merupakan salah satu dari 59 korban meninggal dalam insiden tersebut. Lebih dari 520 korban luka-luka terjadi pada penghujung akhir pekan lalu tersebut. Pelaku penembakan, Stephen Paddock menyerang penonton festival musik dari lantai 32 Hotel Mandalay Bay Resort and Casino. (mus)