Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 5 Oktober 2017 | 10:43 WIB
  • Kisah Pendiri Ayopoligami.com Was-was dengan Nikahsirri.com

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
Kisah Pendiri Ayopoligami.com Was-was dengan Nikahsirri.com
Photo :
  • Instagram/@lindu_cipta
Pendiri Ayopoligami.com, Lindu Cipta Pranayama (kiri)

VIVA.co.id – Aplikasi pencari jodoh secara daring, atau online, Ayopoligami.com hari ini sudah diluncurkan kembali. Aplikasi itu muncul dengan perbaikan dan menekankan keamanan pengguna yang ingin mencari pasangan hidup maupun pria yang ingin berpoligami. 

Pendiri Ayopoligami.com, Lindu Cipta Pranayama menuturkan, medium besutannya itu berbeda dengan situs pencari jodoh lainnya. Dia mengklaim, Ayopoligami.com memerankan ‘mak comblang’ bagi pria, atau wanita yang ingin mencari jodoh dengan cara yang legal. 

Lindu menegaskan, Ayopoligami.com sangat berbeda dengan situs pencari jodoh daring kontroversial, Nikahsirri.com, yang belakangan diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

Dia menilai, Nikahsirri.com lebih liberal dalam pencarian jodoh dibanding Ayopoligami.com yang menjalankan ketentuan pernikahan secara resmi. 

"Kalau dilihat Ayopoligami.com dan Nikahsirri.con sekilas mirip. Tapi kalau detail dia (Nikahsirri.com) beda banget, kita beda 180 derajat dengan dia," ujarnya kepada VIVA.co.id, Rabu malam 4 Oktober 2017. 

Lindu menjelaskan, dalam menjodohkan pria dan wanita, Ayopoligami.com melibatkan dan menjalankan ketentuan pernikahan yang diatur dalam perundang-undangan di Indonesia. Ayopoligami.com melibatkan KUA, perangkat pemerintah dari tingkat bawah sampai atas sampai pengadilan agama. 

Sementara itu, menurut Lindu, Nikahsirri.com lebih liberal tak ada perizinan sah dari pihak terkait dalam melangsungkan pernikahan. 

"Nikahsirri.com pakai lelang perawan, bahasa vulgar. Izin nikah lagi kepada istri tanpa KUA (Kantor Urusan Agama). Terus, bisa nikah tanpa pakai wali yang seharusnya. Ini beda banget," jelasnya. 

Lindu mengatakan, saat melihat ramainya perbincangan Nikahsirri.com, dia merasa khawatir. Sebab, secara layanan mirip dengan aplikasi besutannya. Namun, setelah melihatnya detail, dia yakin Ayopoligami.com lebih baik dari Nikahsirri.com. 

"Waktu lihat pemilik Nikahsirri.com dipenjara, saya was-was, apalagi sama-sama melayani poligami ya. Niat kami me-relaunching ini, tujuannya baik," kata dia.

Pria yang belum lama ini menikahi pengguna Ayopoligami.com itu menuturkan, setelah memelajari Nikahsirri.com, dia yakin medium besutan pengembang Aris Wahyudi itu tak bertahan lama. Sebab layanan jodoh daring ini memang kontroversial. Nyatanya belakangan memang polisi menghentikan operasi layanan perjodohan daring tersebut. Aris telah ditetapkan jadi tersangka. 

"Saya tahu ini saat sedang bulan madu, tanggal 22 September itu saya lihat, terus saya bilang ke teman saya. Ini bakalan enggak lama. Memang, ini melayani poligami juga, tetapi kan enggak pernah kita ketemu (dengan calon jodoh)," tuturnya.