Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 5 Oktober 2017 | 16:31 WIB
  • Ultah, Bos Bukalapak Cari Dana Umrohkan Korban First Travel

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
Ultah, Bos Bukalapak Cari Dana Umrohkan Korban First Travel
Photo :
  • Kitabisa.com
Chief Operating Officer Bukalapak.com, Willix Halim

VIVA.co.id – Keprihatinan atas korban gagal umroh First Travel mengundang petinggi Bukalapak untuk turun tangan. Chief Operating Officer Bukalapak.com, Willix Halim menggalang dana secara daring untuk memberangkatkan korban First Travel. 

Penggalangan dana itu merupakan bentuk rasa syukur dia di ulang tahunnya yang jatuh pada 14 November. Willix menginginkan ulang tahunnya tahun ini memberi kado berangkat umroh korban First Travel. 

Dalam keterangan tertulisnya, Kamis 5 Oktober 2017, Willix menggalang dana melalui medium donasi daring, Kitabisa.com. Dana yang terkumpul, nantinya akan digunakan untuk memberangkatkan korban First Travel, Te’in dan Sunaryah.

Te’in merupakan tukang sampah berusia 70 tahun yang telah menabung bertahun-tahun agar bisa umroh tetapi harus mengubur mimpinya gara-gara kasus First Travel tempo hari. 

Te’in, salah satu korban gagal umroh First Travel

Sementara Sunaryah, 62 tahun, adalah penjual kerupuk asal Cirebon yang menabung 100-200 ribu setiap bulan sejak tiga tahun yang lalu. Tetapi juga harus gagal berangkat karena dicurangi First Travel. 

Sunaryah, salah satu korban gagal umroh First Travel

Willix tak hanya mengandalkan donasi dari warganet, dia sudah menyisihkan uangnya sebagai dana awal untuk memberangkatkan keduanya. 

“Saya secara personal donasi Rp20 juta untuk memberangkatkan Pak Te'in. Semoga teman-teman bisa membantu saya untuk memberangkatkan Bu Sunaryah juga,” ujarnya. 

Publik yang ingin membantu inisiatif yang digagas oleh Willix Halim untuk memberangkatkan Te’in dan Sunaryah dapat mengirimkan donasi melalui laman Kitabisa.com/ultahwillix

Sampai Kamis sore, 5 Oktober 2017, donasi yang terkumpul melalui Kitabisa.com mencapai Rp56.501.277, telah melampaui target dana Rp50 juta padahal waktu donasi masih tersisa 12 hari lagi. (mus)