Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 20 November 2017 | 13:58 WIB
  • Akan Ada 20 Kali Gempa Bumi Dahsyat di 2018

  • Oleh
    • Siti Sarifah Alia
Akan Ada 20 Kali Gempa Bumi Dahsyat di 2018
Photo :
  • REUTERS/Alvaro Vidal
Jalanan di Chile Rusak Parah Akibat Gempa Bumi

VIVA – Dua ilmuwan Amerika memprediksi akan ada lebih banyak gempa bumi di dunia dalam beberapa tahun ke depan. Tahun depan saja, diperkirakan akan ada 20 gempa bumi. 

Dilansir melalui IB Times UK, para geolog itu memperingatkan bahwa gempa bumi yang akan berlangsung di tahun-tahun depan pun akan lebih dahsyat ketimbang tahun sebelumnya. Tahun ini saja sudah banyak terjadi gempa bumi dahsyat yang menewaskan banyak orang di Mesir, Turki, China Selatan, Indonesia, Italia, Meksiko dan terbaru di Iran.

"Studi yang kami lakukan mengindikasikan akan ada situasi yang lebih buruk dari itu semua. Akan banyak terjadi kehilangan, baik nyawa maupun properti," ujar Roger Bilham, ilmuwan dari University of Colorado.

Bilham bersama koleganya, Rebecca Bendick dari University of Montana, menjelaskan penelitiannya yang bertajuk Geological Society of America. Mereka mengaku telah menemukan variasi kecepatan dari rotasi bumi.

"Rotasi bumi bisa memicu aktivitas seismik yang intens, khususnya di wilayah ekuatorial tropis, tempat tinggal lebih dari satu miliar penduduk. Korelasi antara rotasi bumi dan aktivitas gempa bumi cukup kuat. Rotasia bumi yang terus berkurang akan memicu lebih banyak gempa bumi yang lebih intes di tahun-tahun depan," ujar Bilham.

Dijelaskannya, kecepatan rotasi bumi semakin melambat, meskipun bedanya hanya milisecond dibanding kecepatan sebelumnya. Namun hal itu cukup untuk melepaskan sejumlah besar energi dari bawah bumi.

Bilham dan Bendick, dalam penelitian ini, telah meneliti gempa bumi besar, di atas magnitude 7 sejak 1900. Menggunakan data ini, mereka mengidentifikasi lima periode di beberapa abad lalu yang disebut memiliki gempa bumi terdahsyat dibanding periode lainnya. Dalam periode tersebut ada 25 sampai 30 gempa bumi setahun, sedangkan periode lainnya hanya 15 gempa bumi setahun.

"Salah satu periode bumi yang mengalami kelambatan dimulai empat tahun lalu dan tahun depan. Kita akan melihat peningkatan dalam jumlah gempa bumi yang akan terjadi tahun depan. Tahun ini kita dunia baru mengalami enam kali gempa bumi. Tahun depan kemungkinan bisa 20 kali," ujar Bilham. (hd)