Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 5 Desember 2017 | 11:00 WIB
  • Si Kembar Winklevoss, Atlet Dayung Tajir Gara-gara Bitcoin

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama
Si Kembar Winklevoss, Atlet Dayung Tajir Gara-gara Bitcoin
Photo :
  • Mashable
Cameron dan Tyler Winklevoss.

VIVA – Cameron dan Tyler Winklevoss mendadak tenar. Pria kembar itu kini menjadi miliuner mata uang digital, Bitcoin.

Mengutip situs The Verge, Selasa, 5 Desember 2017, mereka membeli satu persen dari seluruh Bitcoin yang ada pada 2013, di mana nilainya US$11 juta (Rp146,5 miliar).

Sejak itulah nilai Bitcoin terus merangkak naik dan hingga kini mencapai 10 ribu persen dan sempat menembus angka US$11.100 (Rp147,8 juta) pada pekan lalu.

Sementara itu, Bitcoin yang dimiliki si kembar Winklevoss diyakini sudah menembus angka US$1 miliar (Rp13,3 triliun).

Di luar itu, si kembar Winklevoss dikenal sebagai atlet mendayung dan pernah bertanding di Olimpiade Beijing, China, pada 2008. Selain atlet, profesi utama mereka saat ini adalah entrepreneur internet.

"Jika Bitcoin adalah aset yang mirip emas dan lebih baik, harganya bisa mencapai triliunan pada batas pasar. Kami merasa itu adalah kemungkinan yang sangat nyata," kata Tyler.

Sebelumnya, kedua Winklevoss juga mencuri perhatian dunia lantaran memenangi gugatan hukum atas Mark Zuckerberg dan Facebook sebesar US$65 juta (Rp865,6 miliar) pada 2011.

Mereka mengklaim jika Zuckerberg mencuri ide mereka. Berdasarkan cerita mereka, awalnya keduanya meminta Zuckerberg menyelesaikan kode software untuk situs jejaring sosial ciptaan mereka, Connectu. 

Saat itu, baik keduanya maupun Zuckerberg, masih sama-sama berkuliah di Universitas Harvard pada 2003.

Zuckerberg, menurut pengakuan kedua Winklevoss, justru mencuri kode dan ide mereka, yang pada akhirnya meluncurkan Facebook pada Februari 2004.