Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 6 Desember 2017 | 14:35 WIB
  • Cara Sederhana Menkominfo Hindari Pembobolan Keamanan Siber

  • Oleh
    • Siti Sarifah Alia,
    • Mitra Angelia
Cara Sederhana Menkominfo Hindari Pembobolan Keamanan Siber
Photo :
  • issa-eg.org
ilustrasi cyber crime

VIVA – Indonesia termasuk salah satu negara rawan serangan siber. Terbukti, Indonesia berada di peringkat ke-70 dengan indeks keamananan terendah. Mencegah kerawanan serangan siber, Menkominfo Rudiantara mengimbau agar elemen masyarakat peduli dengan keamanan siber. 

Menurutnya, kebanyakan masyarakat tidak memiliki budaya keamanan siber. Padahal siber bisa merasuk melalui hal sepele yang kita miliki dan gunakan sehari-hari.

"Cyber security itu bukan hanya isu Indonesia tapi isu global, isu regional," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara ditemui di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu, 6 Desember 2017.

Pria yang akrab disapa Chief RA itu mencontohkan, seperti kepedulian pengguna terhadap keamanan email dan kartu atm. Banyak yang tidak menghiraukan peringatan untuk mengganti password atau pin, bahkan sama sekali tidak pernah.

"Akun email kita itu rentan terhadap security breach (pembobolan keamanan), jadi kalau kita rutin mengganti pasword akun email kita, apalagi akun email yang umum seperti Gmail, Yahoo dan email perusahaan, diganti paswordnya, itu setengah kita atau 50 persen kita sudah menghindarkan diri dari cyber security breach," jelas Rudiantara.

Hal ini, kata dia, akan memberi pengaruh dari ketahanan keamanan cyber secara nasional. 

Diketahui, Rudiantara ikut menghadiri Cyber Sequrity Indonesia (CSI) 2017, merupakan pameran dan konferensi beragam produk, teknologi hingga jasa di sektor keamanan siber.

Pameran berlokasi di Jakarta Convention Center, diselenggarakan pada 6 sampai 7 Desember 2017.