Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 4 Agustus 2017 | 16:16 WIB
  • Teknik Produksi Garam Siap Diterapkan di NTT

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Fajar Ginanjar Mukti
Teknik Produksi Garam Siap Diterapkan di NTT
Photo :
  • VIVA.co.id/Lazuardhi Utama
Kepala BPPT Unggul Priyanto.

VIVA.co.id – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi mengatakan teknik inovatif untuk memproduksi garam telah siap diterapkan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menurut Kepala BPPT, Unggul Priyanto, teknik ini merupakan solusi yang diajukan untuk mengatasi masalah kelangkaan garam konsumsi yang saat ini sedang melanda Indonesia.

Ia juga menyampaikan, dipilihnya NTT mengingat ketersediaan jenis lahan yang tepat masih banyak di sana. "Untuk melakukan itu perlu lahan yang agak luas. NTT yang masih memungkinkan," katanya di Jakarta, Jumat, 4 Agustus 2017.

Unggul melanjutkan, teknik akan dijalankan dengan cara membangun fasilitas yang membuat garam ditambang melalui air laut yang disirkulasikan. Alih-alih dipendam seperti cara konvensional teknik baru ini diyakini membuat penambangan garam lebih efektif, efisien, serta mengurangi kemungkinan gagal produksi.

Waktu produksi sendiri, lanjut Unggul, diprediksi bisa dipangkas secara signifikan menjadi hanya selama empat hari dari biasanya 14 hari.

Unggul menyampaikan bahwa penerapan teknik ini akan dilakukan di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

Selain itu, Unggul menyampaikan pemerintah juga membidik pemanfaatan hasil sampingan dari pelaksanaan teknik, yaitu sisa-sisa kristal garam untuk bisa dimanfaatkan sehingga meningkatkan taraf ekonomi para petani garam.

"Kalau ini sukses diterapkan, maka akan diseminasikan ke tempat lain," katanya. (ase)