Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 23 November 2017 | 20:13 WIB
  • BlackBerry KEYone Diklaim Aman dari Peretasan

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama
BlackBerry KEYone Diklaim Aman dari Peretasan
Photo :
  • VIVA.co.id/Lazuardhi Utama
BlackBerry KEYone Limited Edition Black.

VIVAVice President Sales PT BB Merah Putih, Stanley Wijaya, mengatakan, BlackBerry KEYone Limited Edition Black menyematkan smart keyboard supaya bisa diatur sebagai shortcut key menuju aplikasi favorit atau nomor telepon penting.

Menurut Stanley, navigasi sentuh ini mengingatkan pada trackpad yang menempel pada BlackBerry terdahulu, di mana penggunanya dengan mudah mencari maupun melihat konten pada layar.

"Smart keyboard yang dimiliki KEYone memberikan pengalaman berbeda saat browsing, mengetik maupun membaca pesan," kata Stanley di Jakarta, Kamis, 23 November 2017.

Keunggulan lainnya dari smart keyboard ini adalah pada akses keamanan, di mana untuk kali pertama di dunia berupa pemindai sidik jari (finger print) yang ditempatkan pada bagian spacebar.

"BlackBerry KEYone sangat memperhatikan faktor keamanan. Selain fitur keamanan dari Android, juga sudah dilengkapi dengan DTEKTM, fitur keamanan andalan BlackBerry, di mana penggunanya bisa mengawasi dan meningkatkan keamanan OS dari risiko peretasan maupun pencurian data," paparnya.

Menggunakan sistem operasi Android 7.1 Nougat membuat penggunanya secara mudah mengakses dan mengunduh berbagai aplikasi di Google Play Store.

Hal ini didukung penuh dengan fitur BlackBerry Hub, di mana semua pesan masuk, email serta notifikasi dari media sosial saling terkoneksi.

Kelebihan lain dari BlackBerry Hub adalah pengguna dapat mengatur lebih dari satu akun tanpa mengganti aplikasi, yang mendukung Gmail, Yahoo Mail, Outlook, Microsoft Exchange, serta provider email IMAP dan POP3 lainnya.

BlackBerry KEYone dijual sebanyak 20 ribu unit hingga kuartal I-2018 dengan harga Rp9 juta. BlackBerry KEYone juga sudah dijual, baik secara online maupun offline.

Untuk online, ia menyebut telah menggandeng 13 e-commerce besar di Indonesia yaitu Dinomarket, Telesindoshop.com, Blibli, Tokopedia, Lazada, Erafone, JDID, Shopee, Tingtong, TokoPDA, Mataharimall.com, Bukalapak serta Bhinneka.com

"Kalau offline, kami bekerja sama dengan empat operator telekomunikasi, yakni XL Axiata, Indosat Ooredoo, Telkomsel dan Smartfren," tuturnya. (art)