Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 14 Juni 2017 | 08:39 WIB
  • Philips Ingin Cicipi Pasar Commercial Display Indonesia

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama
Philips Ingin Cicipi Pasar Commercial Display Indonesia
Photo :
  • philips.co.uk
Philips Signage Solutions.

VIVA.co.id – Commercial display merupakan produk yang sedang tumbuh pesat di seluruh dunia. Peranti ini merupakan media penampil kegiatan dengan tujuan agar menarik perhatian orang.

Yang termasuk lini produk ini adalah commercial LCD/LED TV, commercial monitor, dan video conference system. Dalam mengembangkan digital signage di Indonesia, Philips menggandeng PT Invia Solusindo Pratama untuk memasarkan produk-produk kategori commercial display.

Saat ini, pasar commercial display di Indonesia tengah naik daun, khususnya ketika banyak perusahaan mulai melakukan transformasi ke dunia digital.

Menurut Regional Senior Manager for Philips Southeast Asia, Andi Cheng, produk digital signage miliknya jauh lebih kaya, lebih dinamis, bisa dalam bentuk teks, gambar dan video.

Ia pun mengakui jika pangsa pasar commercial display di Indonesia masih dikuasai LG dan Samsung. Oleh karena itu, pihaknya tidak muluk-muluk dalam menjual produk tersebut.

"Kami ingin memperkenalkan produk ini ke masyarakat Indonesia, khususnya korporasi. Digital signage sangat bermanfaat untuk promosi di bandara, perhotelan, perbankan, restoran, gedung perkantoran, universitas dan rumah sakit," kata Andi di Jakarta, Selasa malam, 13 Juni 2017.

Sementara itu, sebagai distributor dan pemasaran produk Philips, Invia menawarkan konsep digital signage sesuai dengan kecanggihan yang dimiliki oleh Commercial Display Philips. 

Direktur Utama Invia, Jonny Ng mengungkapkan, ada dua konsep yang akan dikembangkan, yakni pertama Simple Digital Sinage. Solusi ini cocok untuk perusahaan yang lebih mengedepankan aplikasi praktis dan mudah.

Kedua, Advanced Digital Signage, perusahaan dengan tingkat keamanan tinggi atau kebutuhan yang jauh lebih kompleks. Invia akan menyediakan beragam paket solusi yang menjamin segala permintaan konsumen dapat terpenuhi.

Ia mengaku hanya menjual beberapa tipe di Indonesia, alias sesuai dengan kebutuhan pasar dengan kisaran harga yang beragam.

"Barang sudah ada bulan depan (Juli). Kita tidak ada target khusus mau menjual berapa unit sampai akhir tahun ini. Harga mulai dari Rp6 juta hingga Rp200 juta," katanya. Jonny beralasan karena pihaknya dan Philips sepakat untuk lebih memperkenalkan produk digital signage.