Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 23 Agustus 2017 | 15:34 WIB
  • Android Oreo Naik Kelas, Ada Fitur 'Tidur'

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Afra Augesti
Android Oreo Naik Kelas, Ada Fitur 'Tidur'
Photo :
  • Google
Logo Android Oreo.

VIVA.co.id – Perusahaan teknologi Google telah mendorong versi final Android 8 Oreo ke Android Open Source Project, yakni perangkat lunak Android yang dimuat pada smartphone dan gawai lainnya.

Perangkat tangan (handset) Pixel dan Nexus juga akan diperbarui dengan program beta yang sebelumnya pernah digunakan.

Vice President Management Product Android and Google Play, Sameer Samat, mengatakan, pembaruan untuk smartphone dan tablet bergantung pada produsen handset seperti Samsung, Huawei, dan OnePlus.

Ia mengungkapkan bahwa sistem operasi yang diterapkan dalam Android Oreo bergerak lebih cepat, cerdas, dan hebat, dari versi sebelumnya.

"Ada fitur baru seperti picture-in-picture dan autofill untuk membantu Anda menavigasi tugas secara mulus. Terlebih, Oreo juga mendapat perlindungan keamanan yang lebih kuat dan peningkatan kecepatan," kata Sameer, dikutip The Guardian, Rabu, 23 Agustus 2017.

Ia melanjutkan, fokus utama Android Oreo ada pada masa pemakaian baterai, kecepatan serta keamanan, dengan kontrol aplikasi lebih besar yang menjadi fitur utama.

Notifikasi 'Dot'

Mengikuti perubahan yang dilakukan oleh Android 6 Marshmallow dan Android 7 Nougat, Google secara perlahan memindahkan Android ke arah pesaingnya, iOS Apple.

Sebagai bukti bahwa Android semakin naik kelas, Oreo memiliki masa pakai baterai yang panjang saat diaktifkan dalam mode Doze atau 'Tidur'.

"Fitur Doze ini akan mematikan aplikasi yang tidak terpakai ketika smartphone tidak digunakan," ungkap Sameer.

Tak hanya itu, ia mengatakan, Android Oreo melakukan booting dua kali lebih cepat dari Nougat yang tersemat di perangkat Pixel.

Meski hanya sedikit tweak visual yang dibuat pada Android Oreo, setidaknya di perangkat Pixel terdapat notifikasi 'dot' yang menandai pesan untuk pengguna.

Dot tersebut, lanjut Sameer, juga bisa merefleksikan seni album untuk aplikasi musik. "Android Oreo akan memperkenalkan sistem pengisian otomatis universal," ujarnya.

Ia menambahkan, sistem tersebut memungkinkan pengelolaan kata sandi dan aplikasi lainnya untuk langsung mengisi login dialog dan kotak teks lainnya tanpa perlu menggunakan fitur aksesibilitas.