Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 13 September 2017 | 10:04 WIB
  • Mengenal iPhone X, Lompatan Terbesar Apple

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
Mengenal iPhone X, Lompatan Terbesar Apple
Photo :
  • Reuters/Stephen Lam
Peluncuran iPhone X

VIVA.co.id – Selain meluncurkan iPhone 8, Apple juga mengenalkan smartphone andalan terbarunya, iPhone X. Apple tampak memberi ruang istimewa pada iPhone X. 

Dari sisi desain iPhone X sama seperti dengan iPhone 8, dibuat dari bahan kaca bagian depan dan belakang serta stainless steel pada bagian sisinya. iPhone X juga tahan terhadap air dan debu seperti iPhone 8. 

Sedangkan untuk layar, iPhone X hadir dengan Super Retina dengan layar OLED. Apple mengatakan, tingkat kualitas, responsivitas dan efisiensi merupakan terobosan dalam layar mobile. Layar iPhone X hadir dengan resolusi 2436x1125 kerapatan 456 ppi, dengan bentang layar 5,8 inchi.

Chief Executive Officer Apple, Tim Cook menyebutkan, iPhone X sebagai smartphone masa depan dan sebagai lompatan terbesar sejak Apple pertama kali merilis iPhone satu dekade lalu.

Salah satu lompatan pada iPhone X yakni pertama kalinya iPhone hadir tanpa tombol home. Pada iPhone X, tombol tersebut dihilangkan dan diganti dengan cara menyapu layar ke atas. 

Keputusan ini memang sudah diduga sebelumnya seiring dengan kabar iPhone X bakal hadir dengan nyaris tanpa bezel, alias, semua bagian depan layar 5,8 inchi hadir dengan bezel yang sangat minim. 

Tanpa tombol home, pengguna hanya perlu men-tap agar bisa membuka akses iPhone X. Kemudian untuk menuju layar, pengguna perlu swipe up dari tap tersebut. Selain tombol home, Apple menghilangkan tombol biometrik Touch ID pada iPhone X.

"Begitu Anda melakukannya pertama kali, Anda tak akan mengetahui bahwa pernah ada cara yang lebih baik (mengakses smartphone). Gerakan gestur yang sama juga bekerja untuk muttitasking," kata Senior Vice President of Worldwide Marketing Apple, Phil Schillers.

Untuk membuka akses tanpa Touch ID pada iPhone X, Apple menggantinya dengan cara terbaik yakni Face ID, sesuai dengan rumor yang berhembus sebelumnya. Dengan teknologi Face ID, pengguna mengakses iPhone X cukup dengan melihat smartphone dan setelah wajah pengguna disensor, iPhone X akan terbuka. 

"Ini adalah masa depan bagaimana kita membuka smartphone dan melindungi informasi personal kita," ujar Schillers, dikutip dari The Verge, Rabu 13 September 2017. 

Face ID bekerja dengan dukungan sistem kamera TrueDepth pada iPhone X, yang terdiri dari delapan elemen, termasuk di antaranya kamera inframerah, flood iluminator, sensor proximity sampai sensor cahaya sekitar. 

Sistem ini tergolong canggih. Saat pengguna melihat ke layar iPhone X, sistem TrueDepth memproyeksikan 30 ribu titik inframerah tersembunyi dan kemudian kamera akan mengecek pola wajah secara real time

Kunci deteksi wajah real time ini terletak pada dukungan chip A11 neural engine yang didesain khusus untuk kemampuan dalam algoritma mesin pembelajaran. Apple mengatakan, desain dua inti neural engine bisa menjalankan operasi 600 miliar per detik. Hal ini lah yang membuat real time bisa mengenali wajah pengguna. 

Kemampuan Face ID mendeteksi juga menyesuaikan dengan perubahan sekitar wajah pengguna. Face ID tetap bisa mendeteksi wajah pengguna meski gaya rambut pengguna berubah, mengenakan topi atau kaca mata. Face ID akan beradaptasi dengan wajah pengguna seterusnya, bahkan termasuk saat pengguna tumbuh jenggot. Face ID juga bisa bekerja siang dan malam. Soal keamanan, Apple menegaskan dengan teknologi ini, dijamin tidak akan ada yang bisa menyaru atau membajak ‘wajah’ pengguna.

Apple juga menjamin keamanan data wajah dan biometrik pengguna, data akan disimpan pada ponsel dan tidak bisa dibagi ke siapapun. 

Bicara kualitas keamanan Face ID, Apple mengatakan, dalam percobaan hanya satu dari sejuta peluang bisa menjebol sistem tersebut, bandingkan dengan Touch ID, yang mana hanya satu dari 50 ribu kesempatan bisa membuka Touch ID.

Kamera depan 7 MP yang terdapat dalam sistem TrueDepth memungkinkan selfie dengan Potrait Mode maupun Potrait Lighting seperti pada iPhone 8.

Beralih ke kamera belakang. iPhone X hadir dengan kamera ganda bukaan f1.8 dan f2.4, dengan sensor lebih cepat dan lebih besar, pixel yang lebih dalam serta dual Optical Image Stabilization, yang punya kualitas zoom pada cahaya rendah yang lebih baik dan stabilisasi video yang makin meningkat. 

Kamera ganda iPhone X juga disertai dengan teknologi flash True Tone Quad-LED mampu beradaptasi warna dan cahaya sekitar. Kamera belakang juga memiliki fitur itur Potrait mode dan Potrait Lighting.

Apple menciptakan inovasi lain memanfaatkan fitur deteksi wajah dengan menghadirkan Animoji. Ini merupakan emotikon animasi yang disesuaikan dengan karakter wajah pengguna. Apple menyediakan 12 macam Animoji yang populer dari emotikon dipakai di iPhone selama ini. 

Animoji akan menggunakan fitur deteksi wajah Face ID dan menciptakan emotikon versi 3D berbasis ekspresi wakaj pengguna. Animoji ini tersedia secara langsung di aplikasi pesan pada iOS 11.  

Bagian sisi iPhone X hadir dengan lebih lega dan lebar dan menjadi ruang untuk menghadirkan asisten pribadi virtual Siri. Cukup dengan menekan dan menahan tombol bagian sisi kanan, Siri siap untuk melayani pengguna.

Sama seperti iPhone 8, iPhone X juga hadir dengan teknologi pengecasan nirkabel dan mendukung sistem nirkanel Qi dan kemampuan pengecasan nirkabel yang cepat. 

Fitur lainnya iPhone X, stereo speaker seperti iPhone 8, yang 25 persen lebh nyaring mengeluarkan suara dibanding speaker iPhone 7, Bluetooth 5.0, LTE Advanced.

Soal efisiensi, iPhone X hadir dengan daya baterai dua jam lebih lama dibanding iPhone 7.

iPhone X tersedia dalam dua versi 64 GB  yang dibanderol US$999 dan 256 GB. Pemesanan iPhone X dibuka mulai 27 Oktober dan sudah tersedia di pasar mulai 3 November.  (mus)