Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 14 September 2017 | 13:37 WIB
  • Pegulat John Cena 'Sindir' iPhone X

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
Pegulat John Cena 'Sindir' iPhone X
Photo :
  • wwe.com
John Cena

VIVA.co.id – Apple telah meluncurkan iPhone X dan dua iPhone 8 pada 12 September kemarin. Dari ketiga iPhone anyar tersebut, iPhone X banyak mendapat perhatian dari pecinta teknologi dunia. 

Salah satu yang menjadi titik perhatian adalah fitur Face ID pada iPhone X. Fitur ini pengguna mengakses iPhone X cukup dengan melihat smartphone dan setelah wajah pengguna disensor, iPhone X akan terbuka. 

Face ID bekerja dengan dukungan sistem kamera TrueDepth pada iPhone X, yang terdiri dari delapan elemen, termasuk di antaranya kamera inframerah, flood iluminator, sensor proximity sampai sensor cahaya sekitar. Saat pengguna melihat ke layar iPhone X, sistem TrueDepth memproyeksikan 30 ribu titik inframerah tersembunyi dan kemudian kamera akan mengecek pola wajah secara real time

Teknologi Face ID mendapat tanggapan dari atlet gulat WWE, John Cena. Dia memang tidak banyak menanggapi soal teknologi deteksi wajah tersebut, tapi pegulat yang terkenal dengan jargon 'you cant see me’ itu turut larut dengan euforia peluncuran iPhone baru. 

"Jadi iPhoneX tentang FaceID,....ummmmm...apa yang saya lakukan?" tulis dia di akun Twitternya, dikutip Kamis 14 September 2017.

Cena seakan ingin ‘menyindir’ apakah nantinya Face ID bisa melawan jargonnya yang terkenal 'you cant see me'. Apakah fitur andalan iPhone X itu bisa mendeteksi wajah Cena. 

Sebagaimana diketahui, kemampuan Face ID mendeteksi juga menyesuaikan dengan perubahan sekitar wajah pengguna. Face ID tetap bisa mendeteksi wajah pengguna meski gaya rambut pengguna berubah, mengenakan topi atau kaca mata. Face ID akan beradaptasi dengan wajah pengguna seterusnya, bahkan termasuk saat pengguna tumbuh jenggot. Face ID juga bisa bekerja siang dan malam. Soal keamanan, Apple menegaskan dengan teknologi ini, dijamin tidak akan ada yang bisa menyaru atau membajak ‘wajah’ pengguna.

Apple juga menjamin keamanan data wajah dan biometrik pengguna, data akan disimpan pada ponsel dan tidak bisa dibagi ke siapapun.  

Kunci deteksi wajah real time ini terletak pada dukungan chip A11 neural engine yang didesain khusus untuk kemampuan dalam algoritma mesin pembelajaran. Apple mengatakan, desain dua inti neural engine bisa menjalankan operasi 600 miliar per detik. Hal ini lah yang membuat real time bisa mengenali wajah pengguna.