Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 25 September 2017 | 16:36 WIB
  • Mengulas 'Dapur' Canggih Samsung Galaxy Note 8

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Mitra Angelia
Mengulas 'Dapur' Canggih Samsung Galaxy Note 8
Photo :
  • VIVA.co.id/Mitra Angelia
Samsung meluncurkan Galaxy Note 8 di Indonesia.

VIVA.co.id – Samsung Electronics Indonesia resmi menghadirkan Galaxy Note 8 dibanderol dengan harga Rp13 juta dan dijual offline pada 29 September mendatang.

Vice President Samsung Electronics Indonesia, Djien Gie So, menjelaskan, kelebihannya ada pada kamera dan perangkat S Pen dengan sensor pintar.

S Pen mempermudah aktivitas pengguna, sedangkan untuk kamera, Note 8 menggunakan kamera ganda pada bagian belakang atau kamera utama dengan resolusi masing-masing 12 megapixel (MP).

"Galaxy Note 8 menjadi smartphone dual kamera pertama dengan teknologi Dual Pixel dan Dual OIS, yang disertai 2x optical zoom pada kedua kamera ganda. Jadi, kualitas foto dan video lebih tajam," katanya di Jakarta, Senin 25 September 2017.

Selain itu, kamera Note 8 juga disematkan beberapa fitur canggih untuk mempermudah pengguna membidik gambar sesuai keinginan.

Djien mencontohkan fitur Live Focus, di mana berfungsi mengatur efek 'bokeh' dalam preview mode, bahkan setelah foto diambil. Kedua kamera belakang dapat mengambil dan menghasilkan dua gambar sekaligus.

"Pengguna bisa menyimpan kedua gambar. Satu foto close-up dari lensa telefoto dan satu foto sudut lebar yang memperlihatkan seluruh latar belakang foto dengan lensa wide-angle," papar dia.

71 Bahasa

Kemudian, kamera depan dengan smart auto focus 8 MP. Sehingga, ketika pengguna ber-swafoto (selfie) atau merekam video yang dihasilkan akan lebih tajam.

Adapun perangkat S Pen, beberapa diantaranya memiliki fungsi seperti ketika menggunakan fitur Live Message, pengguna bisa berbagi animasi teks atau gambar melalui berbagai platform yang mendukung format GIFs.

Lalu, ketika pengguna mendapat ide dan inspirasi desain ataupun menggambar secara spontan, bisa dituangkan melalui screen-off memo.

"Memo ini bisa mencatat hingga 100 halaman tanpa mengaktifkan layar smartphone," tutur Djien. Fitur S Pen translate, lanjut dia, berguna untuk menerjemahkan bahasa dengan sensor di ujung Pen.

Caranya cukup membidik gambar atau kalimat yang ingin diterjemahkan. Konversi bisa langsung dilakukan setelah memidik dengan S Pen, kemudian lakukan dengan sedikit ada jarak dari gambar.

"Fitur ini tersedia sampai 71 bahasa," ungkap dia. Selain terjemahan, S Pen juga bisa mengkonversi satuan mata uang dan satuan hitung.