Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 10 Oktober 2017 | 17:33 WIB
  • Microsoft Akhirnya 'Nyerah' Bikin Smartphone Windows

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama
Microsoft Akhirnya 'Nyerah' Bikin Smartphone Windows
Photo :
  • http://www.tosu777.com/
Smartphone Windows 10.

VIVA.co.id – Setelah bertahun-tahun mencoba bertahan dari gempuran Android dan iOS, Microsoft akhirnya menyerah. Mereka memutuskan untuk tidak lagi bermain di ranah smartphone.

Dilansir dari Economic Times, Selasa, 10 Oktober 2017, Microsoft mengabarkan akan berhenti mengembangkan fitur baru atau hardware baru untuk Windows 10 Mobile.

Hal ini dikarenakan tak adanya perkembangan berarti terhadap pertumbuhan sistem operasi Windows Mobile melawan Android Google dan iOS milik Apple.

Dalam serangkaian cuitannya, Corporate Vice President untuk divisi sistem operasi di Microsoft, Joe Belfiore, mengatakan bahwa mereka hanya akan membantu konsumen dalam hal keamanan jaringan.

Microsoft akan memperbaiki jika ada bugs atau celah keamanan, serta memperbaharui sistem keamanan yang ada di dalam OS tersebut.

"Tentu saja kami akan terus mendukung platform tersebut. Kami akan memperbaiki jika ditemukan bugs, serta melakukan pembaharuan sistem keamanan. Tapi untuk mengembangkan fitur baru atau hardware? Itu bukan fokus kami," ujar Belfiore, di akun Twitternya.

Yang mengherankan, pendiri Microsoft, Bill Gates, telah lama tak lagi menggunakan Windows Phone. Dalam wawancaranya dengan Fox News, Gates mengaku telah menggunakan ponsel berbasis Android.

Tentunya dengan dipenuhi oleh aplikasi Microsoft. Namun begitu, untuk mengerjakan semua tugas kantor dan pekerjaan lainnya, ia masih mempercayai PC berbasis sistem operasi Windows.

Perangkat yang saat ini masih menggunakan OS Windows adalah HP Elite x3, Microsoft Lumia 950 XL, Microsoft Lumia 950 dan Nokia Lumia 930.

"Kami telah berupaya keras untuk memberikan insentif pada pengembang aplikasi, membayar mereka, serta mempermudah pembuatan aplikasi. Namun, volume pengguna Windows Phone sangat rendah sehingga kami sulit untuk meneruskan investasi," kata Belfiore.

Menurut riset Kantar, smartphone Windows hanya memiliki sekitar 1,3 persen pangsa pasar. Angka ini terus turun. Padahal tahun lalu, di AS saja pangsa pasar Windows Phone sekitar 2,4 persen. (ase)