Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 1 November 2017 | 08:33 WIB
  • iPhone 8 Diobral di China

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama
iPhone 8 Diobral di China
Photo :
  • REUTERS/Stephen Lam
Peluncuran iPhone 8 di AS

VIVA – Popularitas ponsel pintar (smartphone) baru Apple lainnya, iPhone 8, seperti kehabisan tenaga di China Daratan. Hanya sebulan setelah diluncurkan dan dijual di platform perdagangan online, harganya langsung jatuh.

Bahkan, ada yang menawarkan diskon besar-besaran untuk mendorong pelanggan agar membelinya. Suning.com, platform e-commerce dari peritel alat listrik terbesar China, Suning Appliance, menawarkan potongan harga sebesar 1.100 yuan (US$165,5/sekitar Rp2,27 juta) untuk iPhone 8.

Pelanggan yang membayar deposit 100 yuan di Suning.com dan toko resmi Suning di Tmall, toko offline-nya, akan ditawarkan diskon 900 yuan atau 1.100 yuan pada model iPhone 8 yang berbeda, yang akan dikirimkan setelah Hari Tunggal, yaitu pada 11 November mendatang.

Untuk model termurah iPhone 8, varian atau tipe 64 misalnya, hanya menelan biaya 4.788 yuan (US$721/Rp9,6 juta) setelah diskon yang diberikan oleh Suning.

Harga ini jika dibandingkan dengan label harga resmi 5.888 yuan di China, lebih rendah 6 persen dari harga telepon. Sementara di Hong Kong, iPhone 8 masih dibanderol HK$5.988 (US$768/Rp10,25 juta) di Apple Store.

Adapun model yang paling mahal, iPhone 8 varian 256, akan dikurangi menjadi 6.888 yuan (US$1.036/Rp13,83 juta) oleh Suning, membuatnya sedikit lebih murah daripada label harga resmi di Hong Kong yang mencapai HK$8.188.

Pemain e-commerce terbesar kedua di China, JD.com, yang mengoperasikan toko Apple online resmi di platformnya, juga menawarkan potongan harga 500 yuan, 700 yuan dan 800 yuan untuk semua model iPhone 8, yaitu dari 5.000 yuan, 6.000 yuan dan 7.000 yuan.

"iPhone 8 mungkin adalah model iPhone andalan yang paling buruk dijual di China, karena diskon besar seperti itu belum pernah terlihat sebelumnya di negara ini," kata Zhao Ziming, seorang analis teknologi senior di Beijing, China, dikutip SCMP, Rabu, 1 November 2017.

Zhao mengatakan, sebulan setelah iPhone 7 diluncurkan tahun lalu, modelnya masih sulit ditemukan di pasaran dan konsumen harus bersaing untuk memesan secara online, apalagi ada diskon besar yang ditawarkan oleh pengecer resmi. (mus)