Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 8 November 2017 | 16:27 WIB
  • 10 November, Jokowi Beri Nama Pesawat N219

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis,
    • Mitra Angelia
10 November, Jokowi Beri Nama Pesawat N219
Photo :
  • ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra
Pesawat N219 mendapat sambutan meriah dari masyarakat di Bandung begitu mendarat.

VIVA – Pesawat buatan anak bangsa, N219 kembali diuji terbang. Kali ini pesawat berkapasitas 19 penumpang itu diterbangkan dari Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Kepala Lembaga Penebangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin mengatakan, pesawat N219 berangkat dari Bandung dan mendarat di Jakarta, Rabu pagi 8 November 2017.

"Lalu nanti tanggal 10 November ada pemberian nama oleh Presiden dan terbang kembali ke Bandung," ujar Thomas kepada VIVA, melalui pesan singkat, Rabu 8 November 2017.

Sementara itu, untuk rencana nama yang akan diberikan, Thomas tidak mau mendahului Presiden Joko Widodo.

Dia menuturkan, meski sudah diberi nama, pesawat N219 tetap terus menyelesaikan uji terbangnya. Profesor riset LAPAN itu mengatakan, pesawat N219 baru menyelesaikan kurang dari 10 jam uji terbang. "Masih perlu lebih dari 300 jam untuk dapat sertifikat," ujarnya.

Dalam pengembangan pesawat anak bangsa tersebut, LAPAN mempunyai tugas merencanakan dan membuat purwarupa.

Pesawat N219 yang merupakan karya anak bangsa ini terbang pertama pada 16 Agustus 2017. Dengan terbang kedua pada 23 Agustus, pesawat N219 sudah mengantongi 1 jam terbang. Target untuk mendapatkan izin terbang, pesawat harus mengantongi 300 jam terbang. Manufaktur pesawat N219, PT DI menargetkan, selama satu setengah tahun, N219 sudah bisa terbang selama 300 jam.