Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 9 Agustus 2017 | 19:25 WIB
  • Startup Analisa Pencitraan di Dunia Maya Targetkan 300 UKM

  • Oleh
    • Siti Sarifah Alia,
    • Mitra Angelia
Startup Analisa Pencitraan di Dunia Maya Targetkan 300 UKM
Photo :
  • www.pixabay.com/LogoStudioHamburg
Beragam media sosial.

VIVA.co.id – Social Media tidak dipungkiri telah menjadi salah satu alat yang mudah digunakan untuk berdagang maupun berbagi informasi. Baik Facebook, Twitter, Instagram, bahkan forum diskusi pada blog masih menjadi senjata utama dalam melakukan pemasaran secara digital. 

Saking pentingnya, tidak heran jika kemudian platform terebut memberikan tambahan fitur insight yang memungkinkan pengguna bisa mengetahui seberapa banyak Engagement dan Impression yang didapatkan dari setiap post-nya. Namun, tidak banyak yang menyediakan analisa mendalam terkait impresi maupun engagement tersebut.

Itulah yang membuat startup bernama NoLimit ini membuat produk bernama sama, NoLimit, sebuah platform Online Media Monitoring and Analytics, yang kini juga tersedia dalam versi lite. NoLimit Lite diklaim memiliki puluhan analisa metriks yang bisa dipergunakan usaha kecil dan menengah (UKM), agar untuk bisa meningkatkan citra usaha mereka di mata warganet. 

"Bukan hanya analisis dari seberapa banyak impression dan engagement yang didapatkan, tetapi kami pun memberikan analisis dari sentimen setiap respons netizen, peak time kapan sebuah brand sering dibicarakan, bahkan sampai analisis mendalam perihal umur, lokasi, jenis kelamin dan hal-hal penting lainnya," ujar CEO dan Founder dari NoLimit, Aqsath Rasyid, Rabu 9 Agustus 2017.

Dikatakan Aqsath, NoLimit Dashboard versi Lite ini ingin menjangkau perusahaan-perusahaan di level menengah, UKM ataupun individual yang aktif menggunakan Social Media. Tak hanya organisasi nasional, multinasional, tetapi juga enterprise, tokoh masyarakat, maupun influencer.

"Versi lit ini khusus kami adaptasi untuk UKM. Sampai akhir 2017, kami targetkan akan merangkul 300 UKM di Indonesia. Sedangkan untuk pengguna personal kami ingin merangkul seperti walikota, bupati, public figure atau artis, bahkan selebram dan Youtubers yang rutin menggunakan sosial media," jelasnya.

Menurut Aqsath, di era digital saat ini, sangat penting untuk bisa memantau dan mengetahui respons masyarakat terhadap citra diri, atau pun perusahaan. Namun, kata dia, tetap saja fokus NoLimit adalah 300 UKM di tahun ini. (asp)