Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 16 Agustus 2017 | 17:17 WIB
  • Startup Ini Bikin Kalender Panduan Travel Hemat

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
Startup Ini Bikin Kalender Panduan Travel Hemat
Photo :
  • Pixabay/ Unsplash
Ilustrasi solo traveler

VIVA.co.id – Meski memiliki cuti dan liburan setiap tahun namun tidak semua orang mampu memprediksi kapan waktu yang tepat untuk liburan hemat. Oleh karena itu, sebuah panduan dibutuhkan agar para traveller tak mengeluarkan banyak biaya untuk berlibur.

Perusahaan mesin pencarian travel yang telah beroperasi secara global, Skyscanner, mencoba untuk memberikan panduan yang tepat bagi para pelancong, kapan waktu yang baik untuk bisa bepergian secara hemat. Kalender itu diberi nama Holiday Calendar.

"Untuk tahap awal, kalender ini ditampilkan untuk periode Agustus 2017 hingga Juni 2018. Di sana akan ditunjukkan waktu yang tepat bagi masyarakat Indonesia untuk memesan penerbangan ke destinasi wisata impian, baik untuk tujuan domestik maupun internasional," ujar Senior Marketing Manager Skyscanner, Yulianto Balawan, dalam keterangannya, Rabu 16 Agustus 2017.

Menurut Yulianto, kalender ini merupakan hasil analisis data internal dan analisis pasar eksternal yang dilakukan oleh Skyscanner. Kalender ini menampilkan banyak hari libur nasional yang diiringi dengan liburan akhir pekan panjang setiap bulannya. Ada juga tips menarik tentang cara menemukan tiket pesawat yang dapat menghemat biaya selama periode liburan tersebut untuk pengguna. 

"Ini memungkinkan para pelancong Indonesia untuk berwisata dengan lebih hemat, menghindari bandara yang padat, serta memaksimalkan jumlah hari libur yang bisa didapatkan dari cuti tahunan mereka," klaim Yulianto.

Yang paling menarik, kata dia, fitur Holiday Calendar mengumpulkan daftar usulan wisata berdasarkan tren pencarian dan musiman yang terjadi sepanjang tahun. Dengan demikian, masyarakat Indonesia dapat memperpanjang liburan yang singkat di tujuan wisata favorit mereka.

Salah satu yang ditunjukkan oleh kalender itu adalah penghematan saat libur Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2017. Pada libur panjang di hari itu, traveler disarankan untuk berlibur ke Bangkok karena penghematannya bisa mencapai 23 persen dibanding harga normal.