Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 26 September 2017 | 17:36 WIB
  • Cerita Ashraf Sinclair Berburu Startup Indonesia

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis,
    • Afra Augesti
Cerita Ashraf Sinclair Berburu Startup Indonesia
Photo :
  • VIVA.co.id/Avra Augesty
Ashraf Sinclair

VIVA.co.id – Selama empat bulan terakhir ini, aktor keturunan Inggris-Malaysia, Ashraf Sinclair punya aktivitas baru berburu perusahaan rintisan atau startup Indonesia untuk disuntik dana dari perusahaan modal ventura asal Amerika Serikat, 500 Startups. 

Ashraf mengungkapkan, 500 Startups telah memiliki 1.600 investasi di seluruh dunia. Ia menyebutkan, modal ventura itu bersifat umum, sehingga tidak hanya berfokus ke satu tipe model bisnis saja.

"Mereka tidak berfokus ke satu tipe (model bisnis), bisa ke sosial, bisa ke fintech. Jadi kita melihat kalau target kita adalah early stage," ujarnya saat menghadiri Global Mobile Internet Conference (GMIC) di ICE BSD, Tangerang, Selasa 26 September 2017.

Dalam mencari perusahaan rintisan atau startup, kata Ashraf, perusahaannya selalu menelusuri kualitas dan rekam jejak dari pendiri startup yang dimaksud. Menurutnya, apabila pendiri startup sudah mempunyai rekam jejak yang bagus dan punya beberapa perusahaan yang sudah dijualnya sebagian, kemungkinan besar startup tersebut bisa diajak gabung menjadi join venture.

"Kita lihat dari sisi founder-nya, kemudian dari sisi bisnisnya apakah bisnis modal itu memang cukup lahannya atau pasarnya untuk berhasil. Lalu dari sisi early traction, apakah dia punya produk yang make sense atau tidak," kata suami dari artis Bunga Citra Lestari ini.

Pada 1 Mei 2017, Managing Partner 500 Startups, KhaiLee Ng, mengumumkan perusahaannya telah menggandeng Ashraf sebagai mitra di Asia Tenggara. Ashraf diharapkan bisa membantu 500 Startups dalam mencari startup Indonesia yang mempunyai potensi dan layak mendapatkan pendanaan tahap awal. Sedangkan dana tersebut berasal dari dana investasi 500 Durians Fund II.

500 Durians Fund II merupakan dana investasi dengan nilai total US$50 juta, atau setara dengan Rp666 miliar, yang memang ditujukan khusus untuk para startup di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Dari dana tersebut, 500 Startups bisa memberikan pendanaan tahap awal atau seed funding atau Pra Seri A senilai US$50 ribu hingga US$250 ribu, setara dengan Rp666 juta hingga Rp3,3 miliar untuk setiap startup.

Dana investasi ini merupakan kelanjutan dari 500 Durians Fund I yang bernilai US$25 juta, atau sekitar Rp333 miliar, dan telah disalurkan ke berbagai startup tanah air seperti Bukalapak, Hijup, Kudo, Kredivo, hingga produsen sepatu kulit asal Bandung Bro.do. (mus)