Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 1 November 2017 | 18:45 WIB
  • Tingkatkan Transaksi, E-Commerce Akui Subsidi Strategi Jitu

  • Oleh
    • Siti Sarifah Alia,
    • Amal Nur Ngazis
Tingkatkan Transaksi, E-Commerce Akui Subsidi Strategi Jitu
Photo :
  • Pixabay
Ilustrasi transaksi bisnis e-commerce.

VIVA – Persaingan bisnis dagang daring atau e-commerce di Indonesia makin seru dengan perang promo tarif produk. Masing-masing platform digital berusaha memberikan tawaran yang menarik bagi pelanggan. 

Persaingan antarplatform itu sampai membuat perusahaan rela untuk 'membakar uang' atau memberi subsidi, demi meningkatkan traksi layanan mereka. 

Chief Executive Officer (CEO) Bukalapak, Achmad Zaky mengakui subsidi memang sangat menolong perusahaan. Namun siasat ini sebaiknya ada masanya. 

"Subsidi itu bagus untuk jangka pendek. Untuk jangka panjang itu tidak bisa," jelas Zaky dalam pemaparannya di Konferensi Tech In Asia Jakarta 2017 di Balai Sidang Senayan, Jakarta, Rabu 1 November 2017. 

Bos Bukalapak itu mengaku strategi subsidi cukup efektif untuk menjaga loyalitas pelanggan. Sebab mereka mendapatkan harga produk yang terjangkau sesuai isi kantong masing-masing. 

"Saat subsidi muncul, saya happy, kami sangat senang. Pelanggan bisa mendapatkan harga yang murah," jelasnya. 

Zaky menuturkan, berdasarkan pengalamannya, strategi siasat cukup ampuh untuk mempertahankan perusahaan untuk bersaing dengan pemain besar. 

Dia merasakan hal itu kala membesut Bukalapak lima tahun lalu. Zaky mengatakan pada 2012, dia harus mengembangkan Bukalapak dengan uang yang terbatas, cuma Rp1 miliar. Namun dia harus berhadapan dengan pemain besar asal Eropa yang datang ke Indonesia dengan modal Rp3 Triliun. 

"Saya pikir kala itu, wah Bukalapak bakal mati nih. Ternyata empat tahun kemudian, kami bisa melebihi mereka," tuturnya. 

Dari situ, Zaky meyakini strategi pemain lokal tak kalah dengan pemain asing. Sebab pemain lokal relatif lebih tahu apa yang dibutuhkan pelanggan di Indonesia. Pemain lokal berdiri dan hidup bersama dengan seluk beluk lokal. 

"Saya yakin subsidi bekerja. Bukan membuat bangkrut. Ini malah akan mengembangkan perusahaan. Begitu aspek fundamental diperhatikan, magic akan terjadi. Percayalah dengan saya," katanya.