Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 24 Juli 2017 | 20:22 WIB
  • Mengenang OS 8, Sang Penyelamat Apple

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
Mengenang OS 8, Sang Penyelamat Apple
Photo :
  • ipadwallpaperhd.com
Logo Apple

VIVA.co.id – Sekitar 20 tahun lalu, Apple Computer Inc. mengumumkan sistem operasi baru untuk komputer Macintosh pada 22 Juli 1997. Sistem operasi ini menawarkan sejumlah fitur baru di antaranya integrasi yang lebih mudah untuk terkoneksi dengan internet, tampilan mirip tiga dimensi. 

Dikutip dari Cultofmac, Jumat 21 Juli 2017, cikal bakal OS 8 sudah muncul sejak Maret 1994 saat pembentukan Project Copland. Proyek ini seharusnya menulis ulang total Mac OS untuk menemani pengenalan PowerPC Mac. Proyek ini juga diharapkan bisa menjaga persaingan dengan Windows 95 di pasar komputer. 

Sayangnya, proyek tersebut tidak memenuhi tenggat waktu dan akhirnya dinamakan System 8 atau menjadi OS 8. Sistem operasi ini memungkinkan tingkat penyesuaian pengguna yang lebih baik. Misalnya penyesuaian sistem font, warna aksen, foto dan latar belakang desktop komputer. 

Selain itu, ada menu pop up anyar, folder spring-loader, live scrolling, web browser built-in hingga pembaharuan finder multitasking. Selain itu, OS 8 dilengkapi dengan kemampuan peningkatan kinerja seperti kecepatan penyalinan file. 

Tak lama setelah diumumkan, OS 8 mendapat respons positif dari ulasan para pencinta komputer Apple. Dibanderol dengan harga US$99, dalam dua pekan pertama setelah sistem operasi itu telah terjual 1,2 eksemplar.

Hasil penjualan itu melebihi dari ekspektasi kala itu. Sukses penjualan OS 8 saat itu membuat sistem operasi itu menjadikan penjualan terbaik dari produk perangkat lunak Apple. OS 8 mencapai sukses besar Apple. 

Sukses OS 8 juga membuat Apple bisa menjaga persaingan dari pertumbuhan sistem operasi Windows yang dipakai PC yang kompatibel dengan IBM. Keberhasilan OS 8 juga menyelamatkan keuangan Apple kala itu yang sedang goyah. Setidaknya hasil penjualan OS 8 bisa menutup kerugian yang diderita Apple kala itu.