Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 25 Juli 2017 | 06:02 WIB
  • 25-7-1978: Bayi Tabung Pertama di Dunia Lahir

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
25-7-1978: Bayi Tabung Pertama di Dunia Lahir
Photo :
  • www.telegraph.co.uk/Photo: PA
Pasangan John Webster dan Lesley Brown dengan bayi tabung mereka

VIVA.co.id – Hari ini 39 tahun lalu, bayi tabung pertama lahir di dunia dari pasangan John Webster dan Lesley Brown. Pasangan itu menamai buah hatinya dengan Louise Brown. Bayi Brown lahir dengan bobot 2,6 kilogram. 

Kelahiran Brown kala itu menarik kontroversi, sebab dia lahir bukan dari cara normal, tapi dibuahkan di dalam tabung gelas. Pemuka agama kala itu mengaku prihatin dengan penggunaan teknologi untuk perekayasaan pembuahan seorang bayi. Beberapa kalangan lain makin khawatir sains menciptakan sebuah bayi ‘Frankenstein’. 

Dikutip dari Telegraph, Senin 24 Juli 2017, dunia saat itu rasanya tidak bisa menerima kelahiran Brown. Beberapa komunitas masyarakat mengadakan kampanye yang membenci apa yang dilakukan oleh orangtua Brown. 

Tekanan mendatangi pasangan tersebut melalui pos surat. Dalam autobiografinya, Brown mengungkapkan, keluarganya menerima banyak surat pos, termasuk satu paket surat berisi cairan merah, tabung tes kaca pecah dan janin plastik. Semua surat itu senada berisi ancaman dan menakutkan atas lahirnya Brown. Situasi teror itu berlangsung berbulan-bulan.

Namun di antara banjir hujatan dan ancaman, ada sebagian publik yang malah menjadi penggemar Brown. Banyak surat penggemar yang datang kepada pasangan tersebut. Umumnya pengagum Brown adalah kaum hawa yang belum atau tidak dikaruniai buah hati. 

"Seorang wanita dari Christchurch, Selandia Baru, menulis curhat tentang operasinya yang gagal, perawatan yang gagal dan memupus keinginannya menjadi seorang ibu," ujar Brown. 

Kelahiran Brown memang menjadi pintu dan jalan pembuka bagi pasangan yang mengalami masalah untuk mengandung janin dalam rahim. Dukungan lain datang dari kaum hawa dari New South Wales, Australia. 

Dalam ulang tahun ke-21 Brown, tercatat lebih dari 300 ribu bayi telah lahir dengan metode tabung atau in vitro fertilisation. Dari angka tersebut 20 ribu di antaranya bayi asal Inggris. 

Perjuangan orangtua Brown untuk melahirkan buah hatinya melalui metode bayi tabung memang cukup heroik. Pasangan itu harus sabar, menunggu sembilan tahun untuk bisa hamil, sebelum akhirnya sang ibu Brown menjalani perawatan di klinik Bourn Hall di Cambridgeshire, Inggris, pada November 1977. (one)

Louise Brown memegang inkubator tabung inkubator di mana embrio diinkubasi di Kl

Louise Brown memegang inkubator pertumbuhnya embrionya

John Webster mengatakan, detik-detik kelahiran Brown sangat mendebarkan. Kelahirannya mengakhiri keraguan adanya bayi tabung. 

Sukses dengan kelahiran Brown, pasangan tersebut kemudian mencoba metode serupa pada adik Brown, dan berhasil melahirkan Natalie. 

John Brown meninggal pada 2007 dalam usia 64 tahun dan istrinya meninggal lima tahun kemudian pada usia 64 tahun, setelah mengalami sakit ringan. 

Lahir dengan metode bayi tabung, tapi Louise Brown tidak mengalami kendala dalam perkembangan hidupnya. Dia menikah dengan Wesley Mullider pada 2004 dan pasangan ini dikaruniai dua putra. Kini diperkirakan ada jutaan bayi tabung di seluruh dunia. Brown bekerja sebagai perawat. (one)