Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 21 Agustus 2017 | 09:25 WIB
  • 21-8-1986: Ribuan Orang Tewas akibat Danau Beracun

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Mitra Angelia
21-8-1986: Ribuan Orang Tewas akibat Danau Beracun
Photo :
  • Pinterest.com
Danau Nyos, Kamerun.

VIVA.co.id – Pada 31 tahun silam, sebuah kejadian tak terduga terjadi di Kamerun, Afrika Barat. Sebuah danau vulkanik di negara tersebut meledak dan mengeluarkan gas beracun, yang menyebabkan 1.746 orang meninggal dalam sekejap.

Menurut Today in Science, danau itu bernama Nyos. Danau vulkanik itu mengandung gas karbondioksida (CO2) yang sangat tinggi, namun bukan CO2 yang biasa dibuang saat proses pernafasan pada manusia.

Sebab, sesaat setelah ledakan, gas beracun yang keluar lalu menyebar sejauh 15 mil atau 25 kilometer. Angin membawa gas beracun cukup cepat, letusan juga membuat gelombang tsunami kecil setinggi 300 kaki.

"Selain kematian manusia yang disebabkan oleh sesak napas, 845 orang dirawat di rumah sakit dan 3.000 ternak mati seketika," tulis Today in Science. Danau Nyos terletak hanya beberapa kilometer dari pemukiman warga.

Kedalaman Danau Nyos sekitar 200 meter, di mana yang awalnya berwarna biru, kemudian berubah menjadi merah berlumpur setelah bencana mengerikan itu.

Pemicu awal ledakan tidak teridentifikasi. Namun, para ilmuwan menyebutnya sebagai letusan limun. Sempat beredar simpang siur soal kematian ribuan warga di Nyos.

Ini dikaitkan dengan hal mistis. Konon, roh jahat disebut-sebut pernah muncul di Danau Nyos, dan kemudian menyebabkan kematian lebih dari dua ribu penduduk setempat, dalam waktu satu malam.

Akan tetapi, penyelidikan ilmiah terus dilakukan. Sampai akhirnya ilmuwan mengungkap penyebab kematian ribuan penduduk, yaitu berasal dari gas beracun yang menyembur akibat ledakan danau. (ren)