Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 22 Agustus 2017 | 09:26 WIB
  • 22-8-1865: Paten Pertama Sabun Cair

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Mitra Angelia
22-8-1865: Paten Pertama Sabun Cair
Photo :
  • Pinterest.com
Ilustrasi Sabun Cair.

VIVA.co.id – Mungkin banyak yang tidak mengetahui mengenai sejarah evolusi sabun dari masa ke masa. Padahal, sabun adalah kebutuhan pokok sehari-hari sebagai alat pembersih.

Sabun, pada abad ke-7 sudah diciptakan dalam bentuk batangan. Awal mula sabun diciptakan, disebabkan kuman dan penyakit pada kulit yang berevolusi mengikuti perkembangan zaman.

Sabun batang pun hingga sekarang tetap digunakan dan masih populer, dikarenakan harganya yang masih ekonomis.

Namun, seiring perkembangan teknologi, ilmuwan pun berinovasi menciptakan sabun dalam bentuk cair, yang dianggap lebih praktis dan simpel.

Adalah William Sheppard, ilmuwan Amerika Serikat, yang menciptakan sabun cair pertama kalinya di New York pada 152 tahun silam.

Dilansir Today in Science, Sheppard menggunakan konsentrasi bahan baku sabun batang kemudian ditambahkan dengan senyawa kimia untuk kekentalan dan busa maksimal.

"Dengan penambahan sabun biasa yang relatif sedikit ke energi amonia atau hartshorn, dikentalkan ke konsistensi molase, dan diperoleh sabun cair dengan kualitas deterjen yang superior," demikian tulis Today in Science.

Proporsi satu pon atau 453,6 gram sabun biasa dilarutkan ke dalam air atau uap, kemudian ditambahkan 100 lbs atau 0,453 amonia hingga cairan mengental.

Sheppard lahir pada 1 Desember 1737 dan wafat di usia ke-79, tepatnya pada 16 November 1817. Sabun cair penemuannya ini baru dipatenkan pada 22 Agustus 1865. (ren)