Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 19 September 2017 | 07:12 WIB
  • 19-09-1991: Penemuan Jasad 'Manusia Es' Usia 5.300 Tahun

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Mitra Angelia
19-09-1991: Penemuan Jasad 'Manusia Es' Usia 5.300 Tahun
Photo :
  • HISTORY.com
Otzi, Si Manusia Es.

VIVA.co.id – Hingga sekarang, penelitian terhadap 'manusia es' atau lebih dikenal dengan Otzi Iceman masih dilakukan oleh para peneliti. Jasad Otzi ditemukan oleh pendaki tepatnya hari ini, 26 tahun lalu di Pegunungan Alpen.

Saat ditemukan, Otzi diperkirakan sudah tewas sejak 5.300 tahun silam. Dilansir Today in Science, Otzi tepatnya ditemukan di gletser Similaun, pegunungan Alpen Ötzal di perbatasan Italia dan Austria.

Otzi ditemukan bersamaan dengan sebuah artefak, awalnya ilmuwan memperkirakan, artefak tersebut menjadi penyebab kematian Otzi.

"Pemeriksaan isi perutnya menunjukkan bahwa pria itu memakan makanan terakhirnya, tidak lama sebelum berangkat mendaki, dan dia tidak kembali pulang," tulis Today in Science.

Para ilmuwan mengatakan isi perut Otzi terdiri dari sedikit roti tak beragi yang terbuat dari gandum einkorn, beberapa biji nangka, tanaman lain yang kemungkinan ramuan, dan daging.

Kemudian penelitian terus berkembang mengenai penyebab kematian Otzi. Sebelumnya, salah satu petunjuk hanyalah luka di bahu kirinya akibat sambaran panah, maka diduga ia tewas karena kehabisan darah.

Masalah kesehatan Otzi lainnya kemungkinan adalah karena patah tulang tumit, arthritis, atau peradangan kronis pada sendi dan penyakit Lyme atau infeksi yang disebarkan oleh kutu.

Tapi, kini dalam penelitian baru-baru ini, ilmuwan telah menemukan kemungkinan terbaru penyebab kematian Otzi. Ilmuwan juga menyatakan Otzi tewas bisa jadi karena menderita sakit perut pada usia 40-50 tahun.

Itu karena mereka menemukan bakteri Helicobacter Pylori, hingga menimbulkan sakit maag dan gastritis atau peradangan pada dinding lambung. Otzi diketahui adalah seorang pria dengan tinggi lima meter yang hidup antara tahun 3.350 hingga 3.100 Sebelum Masehi pada era Chalcolithic.