Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 28 September 2017 | 10:39 WIB
  • 28-9-2008: SpaceX Cetak Sejarah

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
28-9-2008: SpaceX Cetak Sejarah
Photo :
  • NASA
Peluncuran Falcon 1 28 September 2008

VIVA.co.id – Sembilan tahun lalu, perusahaan antariksa swasta SpaceX mencetak sejarah. Untuk pertama kalinya, perusahaan yang didirikan pengusaha teknologi, Elon Musk itu sukses meluncurkan roket mereka, Falcon 1 ke orbit. 

Falcon 1 merupakan sebuah wahana peluncur ulang pakai, yang dirancang dan diproduksi oleh SpaceX untuk menyediakan jasa peluncuran komersial. Roket dua tahap ke orbit menggunakan oksigen cair/RP-1 untuk kedua tahap, yang pertama ditenagai oleh sebuah mesin Merlin tunggal dan yang kedua ditenagai oleh sebuah mesin Kestrel tunggal.

Dikutip dari Wired, Kamis 28 September 2017, sembilan menit setelah meluncur dari dataran di Kwajalein Atoll, Kepulauan Mashall, Samudera Pasifik, Falcon 1 mencapai kecepatan 5.200 meter per detik dan melampaui ketinggian Stasiun Antariksa Internasional (ISS). 

"Saya tak tahu untuk mengatakan apa, karena ini luar biasa. Ini hanya lah tahap awal dari selanjutnya," ujar Musk kepada staf SpaceX usai sukses peluncuran. 

Bos SpaceX itu terlihat emosional dan berambisi dalam beberapa tahun ke depan, SpaceX akan menghadirkan transportasi antariksa yang 10 kali lebih murah dan lebih bisa diandalkan. 

Sukses Falcon 1 menjadi lompatan besar bagi perusahaan antariksa swasta. Langkah SpaceX itu mengikuti penerbangan pesawat antariksa swasta pertama, SpaceShipOne yang dilakukan pada 2004. 

Sukses peluncuran Falcon 1 diwarnai jatuh bangun. Sukses Falcon 1 diwarnai dengan tiga kali kegagalan peluncuran. 

Kegagalan terjadi pada peluncuran perdana Falcon 1 pada 2006. Setelah lepas dari daratan, tapi hanya bertahan kurang dari semenit.

Penerbangan kedua dilakukan setahun setelahnya, lagi-lagi SpaceX tak mujur, muatan bagian kedua (second stage) Falcon 1 terbakar 7,5 menit setelah meluncur dari daratan. Kegagalan kembali menerpa SpaceX kala menerbangkan Falcon 1 pada Agustus 2008. Anomali pemisahan pada roket itu membuat Falcon 1 hanya bertahan tiga menit, usai meluncur. 

Keberhasilan SpaceX meluncurkan Falcon 1 menjadi pintu masuk bagi perusahaan Musk untuk meluncurkan jenis roket lainnya. SpaceX telah memiliki Falcon 9 dan Falcon Heavy.

Kini dalam perusahaan antariksa swasta, nama SpaceX sudah menjadi yang populer selain perusahaan milik pendiri Amazon, Jeff Bezos. Bos Amazon mendirikan saingan SpaceX, yakni perusahaan Blue Origin dengan roket andalan New Shepard.