Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

Prajurit Zipur dan Rindam Kodam Iskandar Muda melakukan pemugaran makam pahlawan wanita Aceh, Laksamana Malahayati, di Krueng Raya, Aceh Besar, Aceh, Kamis, 9 Oktober 2017.

1 dari 4

Kapal kargo melakukan aktivitas bongkar muat di pelabuhan peti kemas Malahayati, Krueng Raya, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Kamis, 9 November 2017.

2 dari 4

Kapal kargo melakukan aktivitas bongkar muat di pelabuhan peti kemas Malahayati, Krueng Raya, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Kamis, 9 NOvember 2017.

3 dari 4

Prajurit Zipur dan Rindam Kodam Iskandar Muda melakukan pemugaran makam pahlawan wanita Aceh, Laksamana Malahayati, di Krueng Raya, Aceh Besar, Aceh, Kamis, 9 Oktober 2017.

4 dari 4
  • Jumat, 10 November 2017 | 11:56 WIB
  • Mengenal Malahayati, Pahlawan Nasional Perempuan Baru Aceh

  • Oleh
    • Dhana Kencana

VIVA – Malahayati adalah salah seorang perempuan pejuang yang berasal dari Kesultanan Aceh. Nama aslinya adalah Keumalahayati. Ayahnya bernama Laksamana Mahmud Syah. Malahayati memimpin 2.000 orang pasukan Inong Balee (janda-janda pahlawan yang telah syahid) berperang melawan kapal-kapal dan benteng-benteng Belanda, pada tanggal 11 September 1599 sekaligus membunuh Cornelis de Houtman dalam pertempuran satu lawan satu di geladak kapal. Dia mendapat gelar Laksamana untuk keberaniannya ini, sehingga ia kemudian lebih dikenal dengan nama Laksamana Malahayat. Di Aceh, terdapat Pelabuhan Malahayati yang masuk dalam zona tol laut Indonesia. Nama tersebut diambil dari nama pahlawan wanita Aceh, Laksamana Malahayati yang baru saja ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden Joko Widodo melalui Kepres Nomor 115/TK/Tahun 2017.