Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 14 Juli 2017 | 08:32 WIB
  • Daniel Mananta Berbagi Tips Lari yang Aman

  • Oleh
    • Beno Junianto,
    • Mohammad Yudha Prasetya
Daniel Mananta Berbagi Tips Lari yang Aman
Photo :
  • Mohammad Yudha Prasetya/VIVA.co.id
Daniel Mananta

VIVA.co.id – Sebagai orang yang sangat menggemari olahraga lari, artis dan presenter Daniel Mananta menyayangkan masih banyak pelari pemula yang kurang memahami teknik berlari dengan aman.

Hal ini diutarakan Daniel, ketika ditanya bagaimana caranya agar seseorang bisa berolahraga lari dengan aman menurut pengalamannya.

"Pelari yang aman itu adalah yang bisa mengatur napas, dan dia tahu sampai sejauh mana bisanya. Juga jangan sampai kecepetan larinya, sehingga kenanya ke lutut,” ujar Daniel saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

“Karena orang-orang sering banget kalau jalanannya menurun, mereka malah lari kenceng. Itu fatal banget, karena setiap lo lari kenceng (di jalanan menurun), kaki lo tuh nahan supaya lo enggak jatuh, dan lutut lo yang bakalan kena," tuturnya.

Daniel menjelaskan, hal ini dipahaminya karena dia pernah mengalami rasa sakit di bagian lutut sehabis berlari.

"Gue juga pernah lutut sakit. Apalagi kemarin pas Bali Maraton, beberapa jam kemudian gue kayak enggak bisa jalan. Itu kalau sudah Bali Maraton, malamnya lo akan lihat banyak orang habis lari jalannya kayak ngangkang gitu. Karena semuanya sakit di lutut dan ada yang keram lah segala macam," ujarnya.

Ketika ditanya apa saja hal yang dipersiapkannya sebelum melakukan lari jarak jauh atau lari maraton, mantan VJ MTV itu mengaku jika sebelumnya dia harus berlatih dan membaca situasi di mana trek lari itu akan dilakukan.

"Maka persiapan gue biasanya terus meningkatkan stamina, endurance, dan gue menyiapkan banget segala sesuatunya," ujar Daniel.