Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 17 Juli 2017 | 17:50 WIB
  • Kisruh Cadar, Soraya Abdullah Ajak Boikot Ayat-Ayat Cinta 2

  • Oleh
    • Zahrotustianah
Kisruh Cadar, Soraya Abdullah Ajak Boikot Ayat-Ayat Cinta 2
Photo :
  • Mohammad Yudha Prasetya/VIVA.co.id
Para pemain film Ayat Ayat Cinta 2

VIVA.co.id – Mantan pesinetron Soraya Abdullah, melalui akun Facebook-nya, Sheikha Shaheeda Jannah, menulis keresahan yang dirasakan soal video pengumuman pemeran Ayat-ayat Cinta 2 yang beredar di media sosial beberapa waktu lalu.

Dalam konferensi pers yang digelar pada awal Juli 2017 lalu, Indra Bekti sebagai pembawa acara mengumumkan dua orang pemain yang saat itu mengenakan niqab, atau cadar.

Nama Dewi Sandra dan Tatjana Saphira pun disebutkan sebagai pemain. Dua bintang itu kemudian melepaskan niqab-nya di muka umum. Hal ini rupanya membuat Soraya Abdullah sedih.

"Yaa ALLAH.... Maksudnyaaaaaaaaaaaaa.........??????!!!!!!!!" tulis Soraya sambil mengunggah video rekaman tersebut di akun Facebook-nya.

Dalam unggahan terbarunya, pada Minggu kemarin, 17 Juli 2017, Soraya bahkan mengajak muslimah untuk memboikot film Ayat-ayat Cinta 2 tersebut.

 

"Saya memohon kepada Para Ummahat untuk memboikot film ini, sbb sejatinya Cadar bukan sarana eksploitasi yang bisa di jual beli senilai Harga Tiket Bioskop, tapi bentuk ketaatan Muslimah kepada Rabb nya Yang Maha Tinggi," katanya lagi.

Terkait kontroversi ini, Dewi Sandra secara langsung meminta maaf melalui akun Instagram pribadinya.

"Saya pribadi ingin mohon maaf sebesar2nya kepada siapapun yang terluka. Ukhti2 yang saya hormati, salut, kagum dan menghargai, saya ingin mohon maaf terutama kepada kalian. Bagaimana mungkin ada niat saya untuk meremehkan kalian sedangkan kalianlah yang memiliki kekuatan dan karakter yang luar biasa, dengan istiqomah memilih untuk memakai cadar/niqab? Satu hal yang bagi saya sangaaaaat amat sulit. Sampai di level kalian itu saya yakin butuh ilmu, proses dan perjuangan yang luar biasa," ujar Dewi Sandra.

 

?? jika salah memang harus mengakui salah, bersalah karena ketidak pahaman, bersalah karena kurang teliti dan bersalah karena kurang peka akan perasaan orang lain, apalagi orang2 ini adalah saudara saya sendiri. Saya juga tidak ingin buang body dan menyalahkan orang lain atau pihak pihak yang mungkin lebih ngga mengerti atas apa yang terjadi. Intinya kami semua memang "tidak paham" dan tidak ada niat jelek sedikitpun. Oleh karena itu saya pribadi ingin mohon maaf sebesar2nya kepada siapapun yang terluka. Ukhti2 yang saya hormati, salut, kagum dan menghargai, saya ingin mohon maaf terutama kepada kalian. Bagaimana mungkin ada niat saya untuk meremehkan kalian sedangkan kalianlah yang memiliki kekuatan dan karakter yang luar biasa, dengan istiqomah memilih untuk memakai cadar/niqab? Satu hal yang bagi saya sangaaaaat amat sulit. Sampai di level kalian itu saya yakin butuh ilmu, proses dan perjuangan yang luar biasa. Dibawah ini akan ada berbagai komentar dan semuanya akan saya terima dengan hati lapang. Yang mau marah, caci maki... silahkan... karena memang saya belum sempurna dalam berpakaian, mungkin akhlak saya, amal saya, ucapan saya maupun perbuatan saya masih banyaaaaak kekurangnya. Saya tidak takut untuk mengakui semua itu. But im trying... just need to try harder and sincerely i want to. Sesuai dengan quote diatas, jika saya salah (dan saya memang salah ) mohon pencerahannya, bantu dan ajar saya agar bisa paham dan tidak mengulangi kesalahan lagi. . . . ???? Barakallah Fii Umrik

A post shared by @dewisandra on