Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 13 September 2017 | 13:01 WIB
  • Ini Dia Peserta Kontes Kecantikan Pertama dengan Disablitas

  • Oleh
    • Jujuk Ernawati
Ini Dia Peserta Kontes Kecantikan Pertama dengan Disablitas
Photo :
  • missdownriverscholarship.com
Alyssa Patrias

VIVA.co.id – Seorang wanita muda berusia 20 tahun bernama Alyssa Patrias mencatat sejarah sebagai peserta pertama dengan down syndrome atau disablitas yang berkompetisi dalam kontes kecantikan Miss Downriver. Kontes ini merupakan prakontes kecantikan Miss Michigan.
.
Wanita asal Taylor, Michigan itu tidak asing dengan kontes kecantikan. Dia sebelumnya pernah mengambil bagian dalam All Kids Matter Event nonkompetisi selama empat tahun terakhir, yang merupakan kontes kecantikan peserta dengan atau tanpa disabilitas.

Dikutip dari Pop Sugar, Rabu, 13 September 2017, ibunya Sue Cameron mengatakan bahwa putrinya menerima tawaran Direktur kontes kecantikan Miss Downriver untuk ambil bagian dalam acara tersebut. Alyssa pun mulai mempersiapkan diri selama enam bulan.

Dia belajar berjalan menggunakan sepatu hak dan berlatih menjawab pertanyaan, juga berpose. Selain itu, Alyssa juga belajar menyanyikan lagu You'll Be In My Heart, yang dinyanyikan oleh Phil Collins.

"Ketika saya melihatnya berlatih setiap hari, saya sangat bangga karena saya melihat dia memiliki tekad dan membangun kepercayaan dirinya," kata Sue.

Penampilannya pun tampak menakjubkan pada malam penganugerahan dengan menggunakan gaun strapless warna merah dan kalung manik-manik warna silver. Dengan rambut bob pirang, dia memulaskan make-up sederhana namun flawless.

Dan meski dia tak menang, namun Alyssa mendapat gelar Miss Congeniality di kontes tersebut pada 26 Agustus 2017 lalu. "Ini menakjubkan. Senang berada di sana, saya sangat bahagia," kata Alyssa kepada Fox 2.

Sementara ibunya yang berusia 64 tahun mengaku sangat gugup selama putrinya menjalani kontes kecantikan itu, akhirnya menangis bahagia karena prestasi yang berhasil diraih Alyssa. "Sebagai ibunya, saya sangat bangga dengannya, dia percaya diri, menunjukkan bahwa orang dengan disabilitas dapat melakukan apapun jika punya tekad," kata Sue.