Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 10 Oktober 2017 | 09:57 WIB
  • Warga Paris Kagumi Busana Muslim Indonesia

  • Oleh
    • Jujuk Ernawati,
    • Linda Hasibuan
Warga Paris Kagumi Busana Muslim Indonesia
Photo :
  • VIVA.co.id/Linda Hasibuan
Koleksi Jeny Tjahyawati yang ditampilkan di Paris Fashion Week

VIVA.co.id – Dibanding dengan negara muslim lainnya, Indonesia menjadi salah satu pencipta tren hijab dan busana muslim di dunia. Karena itu, banyak desainer busana muslim Indonesia yang diundang ke berbagai acara fesyen dunia.

Salah satunya desainer busana muslim Jeny Tjahyawati. Wanita yang baru menampilkan koleksinya di ajang Paris Fashion Week ini mengaku bahwa masyarakat Indonesia sangat disambut hangat oleh warga Paris.

Bisa dikatakan mereka begitu kagum dengan kreativitas desainer busana muslim Indonesia yang menampilkan karya tanpa meninggalkan kaidah. Banyak yang mengira bahwa esensi baju muslim, modelnya seperti abaya.

Namun berbeda di tangan Jeny dan desainer Indonesia lainnya, baju muslim bisa menjadi koleksi kekinian dan dapat diterima dengan mudah oleh masyarakat dunia. Sehingga tak sedikit dari warga Paris terkesima baik dari material, desain dan teknik handmade (bordir) yang tidak permah ditemui di Paris.

"Ya senang sekali saya mendapatkan kesempatan untuk menampilkan koleksi terbaru di Paris. Warga Paris itu melihat koleksi desainer Indonesia sangat kagum terutama yang bersentuhan dengan wastra nusantara," ujar Jeny kepada VIVA.co.id, belum lama ini.

Dia menuturkan bahwa orang Paris lebih menyukai busana padu padan dan berwarna netral. Selain itu, busana dengan sedikit sentuhan unik dan tidak biasa.

Potensi karya desainer Indonesia di kancah dunia, menurut Jeny, sangat besar dibandingkan dengan kreasi dari negara-negara muslim lainnya. Untuk itu, Jeny tahun depan kembali diundang ke Paris untuk mengisi acara berbeda di bulan Maret mendatang.

"Kreativitas desainer Indonesia begitu mumpuni dan memiliki daya saing global dalam karya-karya apik mereka. Dengan sentuhan material lokal yang kerap digunakan para desainer Tanah Air, tentunya menjadi daya tarik tersendiri tidak saja bagi modest fashion tetapi juga promosi efektif bagi Indonesia di kancah dunia,” tutur Jeny. (adi)