Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 4 November 2017 | 00:08 WIB
  • Bunga Jelitha Pakai Busana 6 Desainer di Miss Universe 2017

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Linda Hasibuan
Bunga Jelitha Pakai Busana 6 Desainer di Miss Universe 2017
Photo :
  • VIVA.co.id/Lynda Hasibuan
Bunga Jelitha Ibrani

VIVA – Puteri Indonesia 2017, Bunga Jelitha Ibrani tidak lama lagi akan mewakili Indonesia untuk mengikuti ajang Miss Universe 2017. Pada ajang tersebut, Bunga akan memakai balutan beberapa desainer Indonesia ternama.

Para desainer tersebut adalah Ivan Gunawan, Iwan Tirta, Andreas Odang, Yogi Pratama, Intan Avantie dan Rinaldy A Yunardi. Sedikitnya ada 25 busana yang ditampilkan Bunga pada ajang tersebut, berupa, kebaya, gaun, nasional kostum dan batik.

Seperti halnya Iwan Tirta Private Collection menampilkan koleksi bertajuk Dewaraja dengan mengangkat keindahan batik inspirasi dari sejarah kerajaan kuno Indonesia. Baju tersebut dibuat dalam balutan relevan untuk zaman modern, seperti perpaduan dress dan cape.

Bunga Jelitha Ibrani

Selanjutnya Andreas Odang yang membuat  gaun bertema Magical Flower. Keindahan flora dan bunga nusantara yang dimiliki Indonesia berbahan sifon dipilih Odang dengan tampilan lembut feminin.

Selain itu, Yogi Pratama menampilkan gaun malam bertema Powerful Red. Gaun cocktail berwarna merah ini dilengkapi dengan taburan detail bunga pada bagian atas.

Bunga Jelitha Ibrani

Dalam ajang tersebut, Bunga juga menampilkan kebaya modern rancangan Intan Avantie. Kebaya berwarna cokelat muda tersebut dipadukan dengan batik sogan kawung.

Bunga Jelitha Ibrani

Ivan Gunawan desainer sekaligus konseptor make-up dan busana Bunga Jelitha di Miss Universe ini mendesain gaun malam dengan tema Bunga Cino. Gaun tersebut terbuat dari bahan dasar songket Palembang dengan motif Bunga Cino yang nantinya akan dipakai Bunga saat makan malam.

Terakhir yakni National Costume bertajuk Warrior of Orang Utan karya Rinaldy Yunardi. Kostum tersebut menghadirkan kekayaan alam yang melimpah dengan menghadirkan pesan untuk lingkungan dan kepedulian terhadap kepedulian Orang Utan.

Kostum yang terinspirasi dari kesatria perang ini terbuat dari kertas daur ulang ramah lingkungan dan kemudian disulam dari anyaman rotan. Serta dihiasi ornamen Kalimantan yang melambangkan kekohohan satwa Orang Utan dan Kalimantan.