Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 6 November 2017 | 16:08 WIB
  • Masker Wajah Taiwan Banyak Diburu Wanita Indonesia

  • Oleh
    • Anisa Widiarini,
    • Linda Hasibuan
Masker Wajah Taiwan Banyak Diburu Wanita Indonesia
Photo :
  • Viva.co.id/Linda Hasibuan
Ragam Kosmetik Taiwan

VIVA – Mungkin merek kosmetik asal Taiwan, belum banyak yang tahu. Namun, siapa sangka penjualannya di Indonesia justru meningkat.

Stephanie Yen, Senior Product Manager Lifestyle & Consumer Good Section Industry Marketing Department, External Trade Development Council (TAITRA) mengatakan bahwa perkembangan daya jual kosmetik Taiwan di Indonesia meningkat 15 selama dua tahun terakhir. Ini membuktikan bahwa kosmetik Taiwan telah cukup dilirik oleh kaum Hawa Indonesia.

“Jadi, dari data kami perkembangan penjualan kosmetik Taiwan ke Indonesia meningkat 15 persen selama 2-3 tahun. Ini merupakan peluang yang baik bagi kami,” ujar Stephanie di Hotel Borobudur Jakarta, Jakarta Pusat, Senin 6 November 2017.

Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa selama 2016 terdapat nilai import yang cukup memuaskan, yakni sekitar 4 juta dolar Amerika Serikat. Kecenderungan barang kosmetik yang paling diminati adalah aneka masker wajah.
 
Adapun beberapa merek unggulan yang ikut serta di acara tersebut, seperti, SH-RD, Lab 101, Taaio,  City Color, Biochem dan Solone. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau yakni mulai Rp120 ribu hingga Rp700.

Selain itu, untuk memperluas pengaruh berbagai merek kecantikan Taiwan di Indonesia, Biro Perdagangan Luar Negeri, MOEA, Kementerian Perekonomian, bersama TAITRA menyelenggarakan Taiwan Beauty Alliance 2017. 

Berlangsung satu hari, 11 perusahaan kecantikan asal Taiwan dipilih berdasakan potensinya masuk ke pasar Asia seperti Indonesia, Malaysia dan Singapura.

“Jadi, Taiwan Beauty Alliance telah memilih perusahaan yang sedikitnya telah memiliki lima kualifikasi yang harus memenuhi syarat, seperti kreativitas, kekuatan merek, MIT (Made in Taiwan), jumlah sertifikasi yang dimenangkan dan potensi pasar luar negeri," ujarnya.