Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 5 Desember 2017 | 13:13 WIB
  • Para Selebriti yang Dijadikan Inspirasi Pasien Bedah Plastik

  • Oleh
    • Jujuk Ernawati,
    • Linda Hasibuan
Para Selebriti yang Dijadikan Inspirasi Pasien Bedah Plastik
Photo :
  • instagram.com/meghanmarkle
Meghan Markle

VIVA – Calon istri Pangeran Harry, Meghan Markle memiliki gaya dan kecantikan yang disukai banyak orang. Bahkan, bentuk hidungnya menjadi inspirasi pasien bedah plastik.

Ahli bedah kosmetik di New York, Dr Philip J. Miller mengatakan bahwa hidung mantan bintang serial Suits itu telah menjadi inspirasi utama bagi individu untuk menjalani operasi plastik. Menurutnya, pasien kebanyakan akan mencari individu yang menarik baginya, kemudian menjadikan inspirasi untuk mengubah fitur wajah mereka.

Dikutip dari Huffington Post, Selasa, 5 Desember 2017, foto Meghan Markle, Jennifer Lopez, wanita klan Kardashian dan Scarlett Johansson adalah yang paling banyak dibawa calon pasien bedah plastik. Itu terjadi pada hampir 60 persen pasiennya.

Sedangkan ahli bedah plastik asal New Jersey, Dr Ramtin Kassir mengatakan bahwa pasiennya datang dengan foto selebriti setiap hari. Jika menggunakan selebriti sebagai inspirasi untuk operasi plastik telah menjadi normal saat ini, kapan itu akan menjadi obsesi yang tak sehat?

“Obsesi jika pasien tidak peduli apa yang dokter lakukan, pasien hanya ingin sedikit lebih dan lebih lagi,” tutur Miller.

Sementara Kassir mengatakan bahwa mereka hanya melakukan apa yang bisa dilakukan dan tak pernah berjanji pasien akan terlihat mirip dengan selebriti yang menjadi inspirasinya. Kedua dokter mengatakan bahwa jika merasa fitur tertentu tidak akan bekerja untuk pasien, mereka akan menyarankan sesuatu yang lain, yang lebih sesuai untuk pasien atau menolak melakukan prosedur sama sekali.

“Filosofi saya adalah Anda dapat menghasilkan uang berdasarkan apa yang Anda lakukan dan Anda menciptakan reputasi Anda pada apa yang tidak Anda lakukan. Dokter adalah orang yang memiliki kemampuan untuk mengatakan ya atau tidak,” ujar Kassir.